<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432</id><updated>2011-12-15T10:02:09.700+07:00</updated><title type='text'>zirois</title><subtitle type='html'>TEMPAT SAMPAH, TEMPAT TIDUR</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>45</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-8036729925385284087</id><published>2009-02-04T18:16:00.001+07:00</published><updated>2009-02-04T18:18:20.092+07:00</updated><title type='text'>Pindah</title><content type='html'>Dengan hormat&lt;br /&gt;khalayak yang telah bermurah hati meninjau blog ini, izinkan saya mohon maaf.&lt;br /&gt;terhitung sedang tulisan ini dipublikasikan, saya pindah alamat ke : Zeejati.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bila sempat, mohon kunjungi alamat baru saya. terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kris RM&lt;br /&gt;email/facebook/friendster : zirois@gmail.com&lt;br /&gt;zeejati.wordpress.com&lt;br /&gt;YM : kikomi1&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-8036729925385284087?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/8036729925385284087/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=8036729925385284087' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/8036729925385284087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/8036729925385284087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2009/02/pindah.html' title='Pindah'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-4737898329675515104</id><published>2008-09-07T16:15:00.000+07:00</published><updated>2008-09-07T16:28:33.714+07:00</updated><title type='text'>Setelah Saya  Bisa</title><content type='html'>Sekarang ramai sekali segala bentuk pelatihan motivasi diri. Dengan berbagai caranya, masing-masing pemotivasi atau lembaga pemotivasi mengklaim para peserta pelatihannya sukses. (Setidaknya berbagai iklan selalu dibumbui kesaksian para pesertanya)&lt;br /&gt;tetapi, sekarang saya tidak sedang membahas itu. Karena saya yakin motivasi terbaik berasal dari diri sendiri, bukan dari Ary Ginandjar Agustian, Tung Desem Waringin, atau yang sejenis.&lt;br /&gt;Motivasi terbaik adalah dengan mengatakan kepada diri sendiri "SAYA BISA". Tentu, motivasi saja tidak cukup. Ikutlah seribu pelatihan motivasi dengan pelatih terbaik. Semua itu akan percuma kalau tidak pernah ada usaha.&lt;br /&gt;Nah jangan lupa, manusia secara alamiah selalu menginginkan pujian. kalau anda berhasil, jangan pelit memuji diri sendiri. sekecil apapun keberhasilan yang anda capai, jangan lupa berkata pada diri sendiri "Saya berhasil"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kata Oliver Kahn "Ich Schaff". hasilnya, King Kahn berkali-kali jadi kiper terbaik dalam berbagai versi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-4737898329675515104?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/4737898329675515104/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=4737898329675515104' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/4737898329675515104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/4737898329675515104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/09/setelah-saya-bisa.html' title='Setelah Saya  Bisa'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-2712177820239819092</id><published>2008-07-20T16:37:00.000+07:00</published><updated>2008-07-20T16:41:06.567+07:00</updated><title type='text'>vandalis dan anarkis</title><content type='html'>makna kata vandal bisa ditemukan pada halaman 1258 KBBI yang mendaftarkan dua makna untuk vandal. pertama : perusak hasil karya  seni dan barang berharga lainnya. kedua, orang suka merusak dan menghancurkan secara kasar dan ganas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara untuk anarki, KBBI edisi sama pada halaman 44 juga mendaftarkan dua makna&lt;br /&gt;pertama : hal tidak adanya pemerintahan, undang-undang, peraturan,atau ketertiban. kedua : kekacauan (dalam suatu negara)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pelaku vandal disebut vandalis, pelaku anarki disebut anarkis. Demikian menurut kaidah lazim dalam Bahasa Indonesia. Dengan kata lain, vandalis berarti orang yang suka merusak secara kasar dan ganas. Bukan orang yang  melakukan/menganjurkan/ menganut anarkisme,paham anarki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, penganut/penganjur/pelaku anarki disebut anarkis. Dengan kata lain, seorang yang mengampanyekan anti pemerintahan, anti negara (dua makna lazim dan utama anarki), tidak bisa disebut sebagai vandalis sampai dia melakukan perusakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbagai literatur juga menyebutkan, vandal dalam khazanah bahasa modern mulai dikenal setelah revolusi perancis. Ada disebutkan bahwa seorang pendeta katolik roma, henri gregorie sebagai orang yang mengenalkan kata vandal itu untuk khazanah bahasa modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki yang biasa dipanggil abbe Gregoire itu menggunakan kata vandal untuk menggambarkan kerusakan luar biasa akibat revolusi perancis. kata itu disarikannya dari berbagai catatan tentang sejarah Roma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sejarah Roma mencatat pada abad kelima, kerajaan barat atau roma diserbu koalisi dua pasukan besar, visigoth yang bermukin di jerman timur dan Hun yang bermukim di padang rumput eropa. luar biasa rusaknya roma karena serbuan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serbuan itu terdengar sampai ke orang arab, salah satu bangsa pembawa kabar utama di dunia kala itu. karena informasi geografi belum sebaik sekarang, orang arab menduga visigoth tinggal di spanyol utara. orang arab menyebut spanyol sebagai andalusia atau Al andalus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke mana-mana mereka mewartakan roma diserbu pada Al-Andalus. lama-lama, sebagian orang mendengar al-andalus sebagai quandal. kata quandal yang dilafalkan secara cepat akan terdengar sebagai vandal. Maka tercatat pula kabar Roma dihancurkan oleh para Vandal. di mana-mana tersiar kaum vandal adalah perusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selanjutnya, mari kita lihat siapa yang paling dikenal sebagai penganjur anarki di Indonesia? tidak stinner maupun proudhon. Di sini Bakunin lebih terkenal sebagai penganjur anarki. Di sini pula, segala sesuatu berbau Rusia dianggap kiri dan dianggap sama semua sehingga dinyatakan tidak layak hidup. Padahal, anarkisme&lt;br /&gt;berbeda dengan marxisme (yang ditentang oleh pemerintah), meski sama-sama dikelompokan dalam gerbong kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, seperti banyak dirisaukan oleh jurnalis senior dan pemikir jurnalisme Indonesia, jurnalis disini terlalu sering ikut kata pejabat. seolah hanya dari pejabatlah semua kebenaran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan, banyak pejabat di Indonesia (entah sipil maupun militer) suka sekali menyebut kerusuhan (bukan pelakunya) sebagai anarkis (sering dilafalkan anarkhis dengan kh yang ditekan). karena bangsa ini cenderung latah, berhamburanlah kata anarkis itu di halaman- halaman koran dan spot-spot radio/televisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, para pengasuh kolom bahasa di berbagai media sudah kerap kali berpendapat : Banyak orang indonesia belum bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Salah satunya, mungkin campur aduk antara makna anarki dan vandal tadi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-2712177820239819092?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/2712177820239819092/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=2712177820239819092' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/2712177820239819092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/2712177820239819092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/07/vandalis-dan-anarkis.html' title='vandalis dan anarkis'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-8678484459096822314</id><published>2008-07-20T16:32:00.000+07:00</published><updated>2008-07-20T16:37:07.535+07:00</updated><title type='text'>Joker</title><content type='html'>Sabtu (19/7) akhirnya saya bisa menyaksikan sekuel Batman yang diperankan Chirstian Bale (wajahnya terlihat lebih tirus dibandingkan di Batman sebelumnnya). Untuk sisi aksi dan efek spesial, tidak ada yang terlalu istimewa dari film sebelumnnya. Christoper Nolan memang tidak menekankan itu untuk sekuel berjudul The Dark Knight tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nolan sadar film aksi bukan sekedar ledakan dan asap semata. Film aksi butuh plot yang enak, dialog berbobot. Dialog itu tidak hanya diucapkan Joker, Wayne/Batman, maupun Alfred si pelayan atau lebih tepat pengasuh setia Batman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua tokoh itu, saya lebih suka pada Joker. Bukan apa-apa, sebagian dialog Joker menyinggung-nyinggung soal anarki. Para pengulas juga sepakat Joker anarkis sejati yang mengidam-idamkan kekacauan. Masalahnya, Joker sekaligus vandalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan di salah satu forum surat elektronik para jurnalis, ada disinggung soal makna anarkis dan vandalis itu. Sebagian orang menganggap vandalis sebagai anarkis. Tidak kurang jurnalis senior, para pejabat kepolisian, dan banyak pihak lain menyatakan tindakan perusakan adalah anarkis (sering diucapkan anarkhis dengan KH yang terlalu ditekan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kenapa Joker disebut anarkis? Saya melihat pelabelan itu mengikuti buat pikiran Comte. Sosiolog Perancis itu menganggap anarkis adalah vandalis. Comte tidak sepenuhnya disalahkan. Ia hidup di masa revolusi perancis yang melahirkan sejumlah kekacauan setelah rezim Louis tumbang. Sementara sistem pemerintahan baru belum sepenuhnya bekerja baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan dia mendengar hal tanpa sistem kenegaraan, keteraturan adalah anarki. Comte melihat di Perancis tidak ada sistem kenegaraan yang kuat sehingga muncul serangkaian kerusuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, Prodhon yang juga orang Perancis sama sekali meletakkan anarki jauh sekali dari vandal. Proudhon setengah mati pecinta damai. Ia bahkan menolak pemogokan buruh karena prinsip cinta damai itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, Joker itu Vandalis atau anarkis? Saya lebih sepakat menyebut dia vandalis. &lt;br /&gt;Apa sih vandalis dan anarkis? Nanti saja dibahasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-8678484459096822314?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/8678484459096822314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=8678484459096822314' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/8678484459096822314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/8678484459096822314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/07/joker.html' title='Joker'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-7153987335637302627</id><published>2008-07-19T10:49:00.000+07:00</published><updated>2008-07-19T10:51:43.292+07:00</updated><title type='text'>Ijon</title><content type='html'>Sekitar awal tahun 1990-an, saya melihat ada beberapa buku pelajaran untuk kejar paket A atau kegiatan pemberantasan buta huruf di desa. Buku-buku bersampul biru itu banyak menulis contoh kehidupan di desa.&lt;br /&gt; Salah satu pokok bahasan utama di buku-buku soal bahaya ijon. Dalam sistem ijon, petani menjual tanamannya jauh hari sebelum dipanen. Alasan klasik, petani butuh dana dan tidak ada sumber selain tengkulak. Petani tidak punya hal lain untuk dijual selain tanaman di lahannya.&lt;br /&gt; Sistem ijon ini dituding sebagai penyebab petani (produsen) menerima harga murah. Sementara konsumen menerima harga sangat mahal. Yang untung, tentu saja tengkulak alias pedagang.&lt;br /&gt; Dengan kata lain, ijon membeli barang yang baru ada di masa depan. Dalam aktifitas bursa modern ijon diberi nama lebih keren, spekulasi. Bursa tempat spekulasi juga diberi nama keren, bursa berjangka atau futures. Dalam bursa modern itu tengkulak juga dapat istilah tidak kalah keren, pialang.&lt;br /&gt; Aneh sekali, untuk mereka yang di desa dan buta huruf sudah diajarkan betapa bahayanya sistem Ijon. Tetapi, pasar global masa kini sepenuhnya berisi sistem ijon. Lihatnya bursa komoditas di seluruh dunia.&lt;br /&gt; Kedelai dan jagung yang akan dijual pada oktober sudah dibeli pada Mei. Untuk sistem itu diberi label keren lainnya, kontrak.&lt;br /&gt; Hasilnya, pembuat tempe di mana-mana pada menjerit saat kedelai melejit. Peternak tercekik gara-gara harga jagung meroket sehingga ternak terancam marasmus karena kurang makan. Paling parah, minyak melonjak tidak karuan. &lt;br /&gt; Semua karena ijon yang diberi label keren spekulasi dan tempat aktifitasnya bernama bursa berjangka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-7153987335637302627?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/7153987335637302627/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=7153987335637302627' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/7153987335637302627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/7153987335637302627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/07/ijon.html' title='Ijon'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-5198050099705084092</id><published>2008-07-19T10:45:00.000+07:00</published><updated>2008-07-19T10:49:42.603+07:00</updated><title type='text'>Keunggulan komparatif</title><content type='html'>Waktu merkantilisme terlalu merajai perekonomian dunia hingga abad ke 18, para teoritikus ekonomi menyarankan sistem perdagangan lain. Berseru-seru mereka tentang keunggulan komparatif.&lt;br /&gt; Suatu negara dinyatakan akan lebih untung jika hanya memproduksi sebagian kebutuhannya. Sementara kebutuhan lain lebih baik dibeli saja. Lebih hemat waktu dan uang. Begitu kata penganjurnya.&lt;br /&gt; Mungkin itu pertimbangan Pertamina saat membatalkan pembangunan kilang minyak baru di Sumatera. Direksi BUMN it menyatakan lebih murah membeli dari Malaysia dan Singapura.&lt;br /&gt; Mungkin itu pula dibenak para pembuat kebijakan pertanian saat memurahkan bea masuk impor kedelai dan jagung. Walhasil, produksi dalam negeri kalah saing. Sudahlah berbiji kecil, kotor, mahal lagi. Lain dengan kedelai dan jagung impor yang berbiji besar, berkilai, murah lagi karena bea masuk rendah.&lt;br /&gt;Apa lacur, teori tidak selamanya berhasil dan sesuai fakta. Buktinya, kelimpungan pembuat tempe saat harga kedelai impor meroket. Sementara kedelai dalam negeri sudah tidak diproduksi lagi gara-gara sudah lama kalah saing dengan kedelai impor.&lt;br /&gt;Apa lacur, minyak di sumatera setengah mati susah didapat. Untuk tiga liter bensin, orang harus antri di SPBU sampai dua jam. Mau beli di kios kecil, tebuslah dengan Rp 20.000 per liter atau US$ 2,25 per liter. Di eropa saja tidak sampai semahal itu.&lt;br /&gt;Di mana keunggulan komparatif itu?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-5198050099705084092?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/5198050099705084092/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=5198050099705084092' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/5198050099705084092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/5198050099705084092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/07/keunggulan-komparatif.html' title='Keunggulan komparatif'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-1590847253932346671</id><published>2008-06-04T19:25:00.000+07:00</published><updated>2008-06-04T19:45:35.914+07:00</updated><title type='text'>rizieq</title><content type='html'>Rabu (4/6) pagi saya mendengar istri menceritakan kegiatan putri kami&lt;br /&gt;yang berusia 4 tahun 2 bulan. Salah satu menarik perhatian saya adalah&lt;br /&gt;komentar putri kami saat menyaksikan telewicara dengan Habib Rizieq di&lt;br /&gt;TVOne. Putri kami hanya melihat foto pimpinan FPI itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri kami tidak paham apa isi telewicara itu. Putri kami hanya&lt;br /&gt;bertanya "Mengapa orang pakai (baju) putih-putih itu bicaranya&lt;br /&gt;keras-keras?" tanyanya kepada istri saya.&lt;br /&gt;Dalam pikiran putri kami, seharusnya orang berbusana demikian santun&lt;br /&gt;perilakunya. Bicara dengan nada teratur, tidak lupa tersenyum, dan&lt;br /&gt;menghormati mitra bicara.&lt;br /&gt;Di tempat mengajinya, ia diajar bahwa itu salah satu ciri muslim yang&lt;br /&gt;baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya terdiam, putri kami baru berusia 4 tahun 2 bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam diam itu saya cemas putri kami memiliki memori buruk soal Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam diam itu saya teringat wawancara, entah di SCTV atau Metro TV&lt;br /&gt;beberapa tahun lalu. Wawancara itu digelar setelah ramai razia tempat&lt;br /&gt;hiburan dan wanita penghibur oleh kelompok sejenis FPI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kurang ingat siapa yg diwawancarai, hanya saja salah satunya&lt;br /&gt;disebut mewakili kelompok itu dengan penampilan mirip Rizieq (mungkin&lt;br /&gt;bukan beliau karena banyak yang bernampilan demikian). Dari sekian&lt;br /&gt;banyak dialog, saya paling ingat komentarnya tentang pertanyaan, apa&lt;br /&gt;solusi anda atas masalah ini (perempuan penghibur)?&lt;br /&gt;Narasumber hanya menjawab : Serahkan dulu negara ini kepada kami, baru&lt;br /&gt;kami sampaikan solusi menurut versi kami".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-1590847253932346671?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/1590847253932346671/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=1590847253932346671' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/1590847253932346671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/1590847253932346671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/06/rizieq.html' title='rizieq'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-7647365290763547420</id><published>2008-05-15T20:13:00.000+07:00</published><updated>2008-05-15T20:15:04.642+07:00</updated><title type='text'>Istigosah</title><content type='html'>Istigosah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari menjelang ujian nasional, sebagian guru mengajak pelajar sejenak menjauh dari buku. Mereka diundang duduk sejenak beristigosah. Beberapa jam sebelum ujian nasional, sebagian guru mencuri soal.&lt;br /&gt; Itu kontradiksi baru dalam dunia pendidikan Indonesia. Sejak ujian nasional digelar, beragam cara dilakukan sekolah untuk sukses melampaui ujian itu. Salah satunya dengan menyelenggarakan istigosah.&lt;br /&gt; Istigosah diselenggarakan di lapangan-lapangan sekolah dengan mengundang ulama ternama. Istigosah diharapkan menghadirkan ketenangan atas cengkeraman kecemasan tidak mampu mendapat nilai minimal untuk lulus ujian nasional.&lt;br /&gt; Biasanya, istigosah diselenggarakan beberapa hari menjelang ujian. Jauh hari sebelum ujian, para guru dan pelajar lebih sibuk berlatih mengerjakan tumpukan contoh soal. Tahun lalu di Surabaya, seorang pelajar SMP meraih nilai 10 untuk semua mata ujian dari hasil seperti itu. Memang, ia harus membayarnya dengan latihan setiap hari sampai pukul 2 dini hari.&lt;br /&gt; Pelajar itu tidak sendiri, ribuan pelajar lain di Surabaya didorong mengambil pilihan sama. Latihan mengerjakan soal dianggap cara terbaik membantu pelajar mendapat nilai minimal untuk lulus. Nilai yang terus dinaikkan dari tahun ke tahun.&lt;br /&gt; Tidak sedikit pelajar mengaku bisa menjawab soal-soal itu. Tetapi, mereka juga mengaku tidak mengerti apa sebenarnya konsep materi pada soal itu. Wajar mereka bingung bila bentuk soal berubah.&lt;br /&gt; Memang tidak mudah menyampaikan materi pada sekolah di Indonesia. Banyak pakar pendidikan menyatakan materi pelajaran di Indonesia terlalu banyak. Buktinya, banyak guru mengeluh kekurangan jam mengajar untuk menuntaskan semua materi.&lt;br /&gt; Lebih buruk lagi, banyak sekali sekolah tidak memiliki fasilitas pendukung belajar yang baik. Perpustakaan berarti lemari dengan isi beberapa eksemplar buku, laboratorium berarti ruang dengan beberapa benjana kaca.&lt;br /&gt; Kondisi itu dilengkapi dengan masih banyak guru belum berkualifikasi baik sebagai pengajar. Mereka berhenti mengaktualisasi diri selama bertahun-tahun. Mereka menggunakan sumber dan materi sama selama bertahun-tahun.&lt;br /&gt; Sayangnya, penyelenggara ujian nasional tidak mau tahu itu. Pelajar di pedalaman dengan sekolah miskin fasilitas dan guru tidak layak harus mendapat nilai minimal untuk lulus. Pelajar di pusat kota dengan sekolah berfasilitas lengkap juga dituntut hal sama. &lt;br /&gt; Tidak heran jika para pelajar dan guru cemas. Saat waktu semakin sempit, mereka membutuhkan penenang. Adakah orang tidak tenang setelah istigosah selama beberapa jam?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-7647365290763547420?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/7647365290763547420/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=7647365290763547420' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/7647365290763547420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/7647365290763547420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/05/istigosah.html' title='Istigosah'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-2740621936055257432</id><published>2008-05-01T20:18:00.002+07:00</published><updated>2008-05-01T20:22:35.542+07:00</updated><title type='text'>Belanda</title><content type='html'>Dalam film Ocean Twelve yang antara lain dibintangi Brad Pitt, ada salah satu adegan sekelompok pencuri berusaha membobol rumah seorang kolektor benda antik. Sasarannya, surat bukti saham yang diterbitkan oleh perseroan pertama di Bumi, Vereenigde Oost-indische Compagnie (VOC). Sampai pertengahan abad 17, VOC merupakan perusahaan terkaya yang pernah ada di Bumi. &lt;br /&gt; VOC diberi hak oleh Kerajaan Belanda untuk berkuasa di wilayah Hindia Belanda mulai 1610. Oleh buku-buku sejarah semasa saya sekolah beberapa tahun lalu, awal kekuasaan VOC dihitung sebagai awal penjajahan Belanda di Indonesia. Tidak jarang, buku-buku sejarah di sekolah menyatakan Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun.&lt;br /&gt; Padahal, kalau mau menghitung sebentar saja, total waktu Belanda berkuasa di Indonesia “hanya” 329 tahun. Bahkan, kalau mau menghitung lebih lama sedikit, waktu penjajahan Belanda tidak sampai selama itu.&lt;br /&gt; VOC menguasai Hindia Belanda selama 189 tahun dari 1610 hingga 1799. Gara-gara korupsi dan Belanda diserbu Perancis, VOC dibubarkan dan Hindia Belanda diserahkan ke Kerajaan Belanda selama 11 tahun dari 1800 hingga 1811. &lt;br /&gt;Kekuasan Kerajaan Belanda atas Hindia Belanda disela selama 5 tahun oleh Inggris. Inggris antara lain menempatkan Raffles sebagai Letnan Gubernur di Jawa. Raffles antara lain menyumbang History Of Java bagi peminat etnografi.&lt;br /&gt;Belanda baru “benar-benar berkuasa” atas Indonesia tahun 1816 hingga 1949. Itu juga disela selama empat tahun oleh kekuasaan Jepang dari 1942 hingga 1945. Dengan kata lain, Belanda benar-benar menguasai Indonesia “hanya” selama 129 tahun. &lt;br /&gt;Ini bukan hendak memperdebatkan angka. Karena beberapa tahun pun tetap dijajah. Saya hanya hendak mengajak membiasakan penyajian fakta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-2740621936055257432?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/2740621936055257432/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=2740621936055257432' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/2740621936055257432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/2740621936055257432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/05/belanda.html' title='Belanda'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-3600827960679360914</id><published>2008-05-01T19:34:00.000+07:00</published><updated>2008-05-01T19:35:27.849+07:00</updated><title type='text'>Persatuan Hindia</title><content type='html'>Beberapa tahun lalu, amat sering terdengar semboyan “Persatuan Indonesia”. Oleh seorang jurnalis senior, Andreas Harsono, semboyan itu melandasi penamaan baru untuk Indonesia. AH menyebut Indonesia sebagai Indopahit.&lt;br /&gt;Bagi penggiat Yayasan Pantau itu, Indonesia tidak lebih kelanjutan dari Majapahit. Makanya, ia mengerat kata Indonesia dan Majapahit menjadi Indopahit.&lt;br /&gt;Entah kenapa, beberapa hari belakangan ini saya teringat lagi frasa yang kerap berdengung di awal abad 20. Frasa itu didengungkan pertama kali oleh Johannes Benedictus Van Heutsz, Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang menggantikan Willem Rooseboom pada 1 Oktober 1904 dan digantikan Alexander Willem Frederick Idenburg pada 18 Desember 1909.&lt;br /&gt;Van Heutsz selama masa pemerintahannya terus menerus mendengungkan frasa itu. Demi persatuan Hindia, tidak segan ia mengirim ekspedisi militer ke kerajaan yang masih merdeka di Nusantara. Hasilnya antara lain Perang Puputan di Bali&lt;br /&gt;Kebijakan mantan gubernur militer Belanda di Aceh itu agak mirip dengan kebijakan politik Gadjah Mada. Beberapa ratus tahun sebelum Van Heutz memerintah, Gadjah Mada juga bertekad mempersatukan Nusantara dan beberapa daerah diluarnya dibawah kekaisaran Majapahit. Hasilnya antara lain Perang Bubat di daerah yang kini terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat.&lt;br /&gt;Kebijakan Van Heutsz juga aga mirip dengan Suharto. Presiden Indonesia ke empat itu tidak segan mengirimkan ekspedisi militer ke daerah yang dianggap membangkang. Hasilnya antara lain DOM di Aceh dan Papua.&lt;br /&gt;Rupanya, benarlah pernyataan para cerdik cendikia : Manusia dikutuk mengulangi jika melupakan sejarah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-3600827960679360914?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/3600827960679360914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=3600827960679360914' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/3600827960679360914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/3600827960679360914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/05/persatuan-hindia.html' title='Persatuan Hindia'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-6160225814848369854</id><published>2008-05-01T18:34:00.000+07:00</published><updated>2008-05-01T19:00:34.252+07:00</updated><title type='text'>hamdan</title><content type='html'>Beberapa hari lalu, saya berkesempatan mengunjungi Yogyakarta bersama keluarga. Karena istri sedang mengandung, tidak panjang langkah kami di kota tempat kami kuliah itu.&lt;br /&gt; Salah satu tempat persinggahan kami adalah di angkringan milik Hamdan. Angkringan ini terletak di pojok pertigaan Kalibayem, daerah yang terletak antara Kadipiro dan Sonosewu. &lt;br /&gt; Semasa kuliah, saya termasuk mahasiswa miskin atau setidaknya hidup seadanya. Keterbatasan kantong mencegah saya nongkrong di kafe seperti sebagian mahasiswa lain. Alih-alih di kafe, saya dengan sadar mendamparkan diri di berbagai angkringan di Yogyakarta. Salah satu angkringan tujuan saya adalah milik Hamdan.&lt;br /&gt; Angkringan Hamdan, setidaknya bagi saya, merupakan angkringan elit bila dibandingkan angkringan lain di Yogya atau setidaknya dibandingkan angkringan lain pernah saya sambangi.&lt;br /&gt; Beberapa hari lalu, saya kembali ke “angkringan elit” itu. Hamdan masih mengenali saya sebagai salah satu pelanggannya, meski tidak ingat persis siapa saya. Terakhir saya berkunjung ke sana sekitar tahun 2006.&lt;br /&gt; Dalam kunjungan beberapa hari lalu, telah ada beberapa perubahan di sana. Secara fisik setidaknya ukuran nasi kucing di sana lebih kecil dibandingkan dengan yang biasa saya santap semasa kuliah. Harganya juga lebih mahal. &lt;br /&gt; Dahulu, dengan ukuran dua kali dari sekarang, sebungkus nasi kucing dijual Hamdan Rp 700. Sekarang, sebungkus nasi kucing dijual Rp 1.000. Harga lauk juga naik.&lt;br /&gt; Mungkin gara-gara itu saya tidak melihat ada mahasiswa makan di sana saat berkunjung beberapa hari lalu. Saya hanya melihat beberapa pekerja makan di sana.&lt;br /&gt; Saya bertanya dalam hati, apakah penghasilan pekerja itu lebih sedikit dari mahasiswa atau harga di angkringan tidak terjangkau lagi di kantong mahasiswa? &lt;br /&gt; Untuk mengiyakan kemungkinan kedua, saya kurang berani. Sejak zaman saya kuliah, tidak sedikit rekan mahasiswa menerima kiriman jauh di atas UMR. Sekarang rasanya lebih lagi. Tidak sedikit mahasiswa menerima kiriman lebih besar dari gaji seorang pegawai baru.&lt;br /&gt; Untuk mengiyakan kemungkinan pertama, tidak mudah juga. Karena pekerja yang saya lihat itu berpenampilan cukup rapi. Meski, berdasarkan pengalaman setelah beberapa tahun kerja, penampilan rapi tidak menjamin gaji besar. Tidak sedikit orang berpenampilan urakan justru berpenghasilan lebih besar dari pekerja berpenampilan klimis.&lt;br /&gt; Jadi, mana yang benar? Saya pun bingung&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-6160225814848369854?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/6160225814848369854/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=6160225814848369854' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/6160225814848369854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/6160225814848369854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/05/hamdan.html' title='hamdan'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-4774576655358232020</id><published>2008-05-01T18:29:00.000+07:00</published><updated>2008-05-01T18:32:48.463+07:00</updated><title type='text'>Yunis dan Yusro</title><content type='html'>Dua orang itu teman sekelas di masa kuliah di Yogyakarta. Selama beberapa waktu, kami juga pernah satu kos dan satu kantin tempat makan. Tetapi, saya bukan hendak membahas soal apa yang pernah kami alami di masa lalu. Saya lebih suka sedikit membahas apa yang terjadi di masa kini.&lt;br /&gt;Kedua teman saya itu sekarang masih satu kamar. Hanya saja mereka tidak lagi kos di kawasan Kadipiro, tempat kami kos dulu. Mereka kini berdiam di salah satu tempat kos di kawasan Sudagaran, Yogyakarta.&lt;br /&gt;Kos sekamar berdua dipilih karena alasan penghematan. Mereka mengaku masih harus hidup prihatin. Tetapi, mereka bangga karena tidak tergantung pada siapa-siapa dalam soal pembiayaan hidup.&lt;br /&gt;Keduanya memilih menjadi WIRA USAHA. Bagi saya, itu pilihan luar biasa di tengah kondisi sekarang. Banyak orang muda, termasuk saya sendiri, belum berani melakoni pilihan itu. Saya memilih menjadi pegawai di perusahaan orang lain.&lt;br /&gt;Menjadi wira usaha berarti siap hidup mandiri sekaligus terhubung dengan jaringan luas. Dalam situasi sekarang, negara ini membutuhkan amat banyak orang-orang seperti Yunis dan Yusro.&lt;br /&gt;Memang mereka belum lagi sekelas Bakrie atau Liem Soe Liong. Tetapi, mereka telah meretas jalan di jalur Bakrie dan Liem. Mereka memang tidak memiliki pegawai sebanyak perusahan milik konglomerat. Tetapi, mereka tidak ikut menambah jumlah pengangguran yang berharap menjadi pegawai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-4774576655358232020?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/4774576655358232020/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=4774576655358232020' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/4774576655358232020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/4774576655358232020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/05/yunis-dan-yusro.html' title='Yunis dan Yusro'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-6567215228847247688</id><published>2008-04-12T09:11:00.000+07:00</published><updated>2008-04-12T09:49:22.126+07:00</updated><title type='text'>Gembok</title><content type='html'>wajibkan semua pengunjung panti pijat menggunakan celana khusus yang bisa dipasangi gembok.&lt;br /&gt;Kalau serius mau pijat, enggak butuh lepas semua penutup badan.&lt;br /&gt;It takes two to tango&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-6567215228847247688?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/6567215228847247688/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=6567215228847247688' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/6567215228847247688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/6567215228847247688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/04/gembok.html' title='Gembok'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-708776253141295697</id><published>2008-01-08T17:32:00.000+07:00</published><updated>2008-12-10T11:03:10.204+07:00</updated><title type='text'>pelajaran</title><content type='html'>inikah yang kita ajarkan kepada para murid sekolah? kalau seperti ini yang diajarkan, apakah yang dapat diharapkan dari para murid itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/R4NR26LkQlI/AAAAAAAAABE/f2TJb4mPSyU/s1600-h/stop+sembarangan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/R4NR26LkQlI/AAAAAAAAABE/f2TJb4mPSyU/s320/stop+sembarangan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153052402414535250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-708776253141295697?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/708776253141295697/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=708776253141295697' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/708776253141295697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/708776253141295697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/01/pelajaran.html' title='pelajaran'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/R4NR26LkQlI/AAAAAAAAABE/f2TJb4mPSyU/s72-c/stop+sembarangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-7327778278040925014</id><published>2008-01-08T17:23:00.000+07:00</published><updated>2008-12-10T11:03:10.718+07:00</updated><title type='text'>banjir Ponorogo</title><content type='html'>kemarin sempat ke Ponorogo. ga banyak yang tersisa dari perjalanan itu. salah satunya dua hal ini.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/R4NP_qLkQkI/AAAAAAAAAA8/yzm9DqoSqbA/s1600-h/banjir+ngawi2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/R4NP_qLkQkI/AAAAAAAAAA8/yzm9DqoSqbA/s320/banjir+ngawi2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153050353715135042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini juga sisanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/R4NPraLkQjI/AAAAAAAAAA0/g94ESVev0M0/s1600-h/banjir+ngawi1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/R4NPraLkQjI/AAAAAAAAAA0/g94ESVev0M0/s320/banjir+ngawi1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153050005822784050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anda mau membantu mereka?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-7327778278040925014?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/7327778278040925014/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=7327778278040925014' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/7327778278040925014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/7327778278040925014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/01/banjir-ponorogo.html' title='banjir Ponorogo'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/R4NP_qLkQkI/AAAAAAAAAA8/yzm9DqoSqbA/s72-c/banjir+ngawi2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-8329019041083511920</id><published>2008-01-08T16:31:00.000+07:00</published><updated>2008-12-10T11:03:10.909+07:00</updated><title type='text'>Awas bencana</title><content type='html'>jika anda berada atau hendak ke Jawa Timur, mungkin ini bisa jadi pertimbangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/R4NOjqLkQiI/AAAAAAAAAAs/FsIaQJwS1zA/s1600-h/peta+bencana.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/R4NOjqLkQiI/AAAAAAAAAAs/FsIaQJwS1zA/s320/peta+bencana.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153048773167170082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-8329019041083511920?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/8329019041083511920/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=8329019041083511920' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/8329019041083511920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/8329019041083511920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2008/01/awas-bencana.html' title='Awas bencana'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/R4NOjqLkQiI/AAAAAAAAAAs/FsIaQJwS1zA/s72-c/peta+bencana.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-1210613824055606744</id><published>2007-07-22T12:15:00.000+07:00</published><updated>2007-07-22T12:18:38.192+07:00</updated><title type='text'>Djoko Suprastowo</title><content type='html'>Pernahkan anda melintas di Jalan  Raya Porong dalam tujuh bulan terakhir? Jika ya, mungkin tidak sulit bagi anda membayangkan bagaimana perasaan warga empat desa yang tenggelam oleh lumpur di sana. Jika tidak, akan sulit bagi anda mengira-ngira apa yang ada dalam benak ratusan ribu manusia yang kehilangan segala hasil jerih payah selama belasan, puluhan tahun.&lt;br /&gt; Pernahkan anda berpikir, suatu hari kasur, televisi, kursi, rumah yang anda beli sedikit demi sedikit selama bertahun-tahun harus binasa dalam waktu tidak sampai sehari. Semua musnah, terendam lumpur yang tidak kunjung ditetapkan tuannya.&lt;br /&gt; Kamis, 19 Juli 2007 pukul 17.00, seorang korban lumpur bernama Joko Suprastowo mendatangi kantor pembayaran ganti rugi dari PT Lapindo Brantas Indonesia. Ia datang ke sana karena telah 23 hari menanti ganti rugi atas rumah dan tempat usahanya yang tidak kunjung cair. Telah 23 hari ia &lt;strong&gt;DITIPU&lt;/strong&gt; lapindo.&lt;br /&gt; 23 hari itu masih harus ditambah dengan setahun penantian sejak tempat usaha dan rumahnya terendam lumpur. Menurut staf pembayaran di lapindo, Joko mengancam akan menembak dia. Saksi lain membantah.&lt;br /&gt; Polisi kebingungan, akan diapakan Joko. Terakhir, Joko akan dikenai dua tuduhan. Pertama mengancam dan bisa dikenai pidana kurungan maksimal sembilan tahun. Kedua, &lt;strong&gt;MELAKUKAN PERBUATAN TIDAK MENYENANGKAN &lt;/strong&gt;dan bisa diancam hukuman maksimal setahun penjara.&lt;br /&gt; Jika apa yang dilakukan Joko tidak menyenangkan, Sudahkan ribuan warga di Porong mendapat perlakuan menyenangkan selama setahun terakhir?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-1210613824055606744?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/1210613824055606744/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=1210613824055606744' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/1210613824055606744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/1210613824055606744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2007/07/djoko-suprastowo.html' title='Djoko Suprastowo'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-2100729719385050900</id><published>2007-06-08T10:19:00.000+07:00</published><updated>2008-12-10T11:03:11.091+07:00</updated><title type='text'>Kejuruan atau Umum?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/RmjMdGGdoQI/AAAAAAAAAAc/wjwucfyQ2eg/s1600-h/20070323raz+tematisA.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/RmjMdGGdoQI/AAAAAAAAAAc/wjwucfyQ2eg/s320/20070323raz+tematisA.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5073529780458856706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari belakangan ini para pelajar dan wali mereka tengah disibukkan dengan persiapan ujian nasional. Ritual tahunan itu harus diselesaikan dengan baik. Setelah ujian nasional berlalu, mereka akan dihadang dengan persoalan baru, pemilihan sekolah.&lt;br /&gt; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur Rasiyo menuturkan, pemilihan sekolah lanjutan memang tidak mudah. Bisa jadi pilihan itu akan ikut menentukan masa depan pelajar. “Sayangnya, beberapa pelajar kurang mempertimbangkan dengan matang sebelum masuk sekolah lanjutan tertentu,” ujarnya.&lt;br /&gt; Pemilihan sekolah bukan hanya soal ikut kawan atau karena sekolah tertentu lebih bagus. Lebih penting lagi memandang potensi dan bakat pelajar terlebih dahulu. Padahal, tidak semua orang cocok masuk SMA atau SMK.&lt;br /&gt;Mereka dengan kecenderungan akademis kuat disarankan masuk SMA. Selama SMA, potensi semakin ditajamkan sehingga jelas akan program studi ada pada perguruan tinggi. “SMA belum memberikan kompetensi jelas. Pelajar perlu menajamkannya dengan masuk perguruan tinggi,” ujarnya.&lt;br /&gt; Sementara, mereka yang ingin segera kerja disarankan memilih SMK saja. Di SMK, mereka akan mendapatkan keahlian untuk segera terjun ke dunia kerja. Pelajar yang kurang berkembang secara akademik juga sebaiknya masuk SMK.&lt;br /&gt; Harus dipertimbangkan juga kemungkinan kebutuhan dana. Pemilihan SMA hampir pasti harus diikuti dengan penyediaan dana untuk masuk perguruan tinggi. Kemungkinan itu akan kecil jika masuk SMK. “Tetapi, bukan berarti lulusan SMK tidak bisa masuk perguruan tinggi,” tutur Rasiyo.&lt;br /&gt; Pertimbangan selanjutnya lokasi sekolah. Diakui saat ini jumlah SMA masih lebih banyak daripada jumlah SMK. Hampir setiap kecamatan atau setidaknya kawasan yang terdiri dari beberapa kecamatan memiliki SMA bagus. “Jarak rumah ke sekolah akan mempengaruhi biaya transportasi. Komponen biaya itu kerap menjadi kendala pelajar meneruskan sekolah,” tuturnya. &lt;br /&gt; Koordinator Pelatihan pada Pusat Pengembangan Keberbakatan Universitas Surabaya Evy Tjahjono menuturkan, peran orangtua amat penting dalam pemilihan sekolah. Remaja biasanya memutuskan sesuatu karena pengaruh orangtua dan atau kawan-kawannya. “Sebagian besar remaja sekarang belum bisa membuat keputusan. Mereka cenderung ikut arus di sekitar mereka,” ujarnya.&lt;br /&gt; Hal itu bisa jadi membuat pelajar membuat keputusan salah. Pelajar bisa masuk sekolah yang tidak sesuai dengan potensi, minat, dan kepribadiannya. “Perlu ditinjau kemungkinan ikut tes potensi dan kepribadian sebelum memilih sekolah,” tuturnya.&lt;br /&gt; Memang, remaja yang berusia di bawah 15 tahun belum bisa diketahui secara pasti potensi dan kenderungan kepribadiannya. Kedua hal itu masih terus berkembang selama tahap remaja awal. Namun, sebagai bantuan pengambilan keputusan bagi remaja.&lt;br /&gt; Masalahnya, remaja cenderung mempunyai pandangan negatif terhadap SMK. Pelajar SMP Negeri 22 Surabaya, Rika menyatakan tidak ingin pelajarannya terhenti karena masuk SMK. “Setelah SMK, saya akan susah masuk perguruan tinggi. Jadi pelajar SMK kurang keren dibandingkan dengan pelajar SMA,” ungkapnya.&lt;br /&gt; SMK juga dianggap sebagai penampung pelajar yang gagal masuk SMA. Dengan demikian, kualitas pelajar SMK dianggapnya lebih buruk dari kualitas pelajar SMA. “Saya juga belum mau cepat-cepat kerja. Mau cari ilmu banyak-banyak dulu,” tuturnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-2100729719385050900?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/2100729719385050900/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=2100729719385050900' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/2100729719385050900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/2100729719385050900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2007/06/kejuruan-atau-umum.html' title='Kejuruan atau Umum?'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/RmjMdGGdoQI/AAAAAAAAAAc/wjwucfyQ2eg/s72-c/20070323raz+tematisA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-6772449967379829469</id><published>2007-05-30T14:06:00.000+07:00</published><updated>2007-05-30T14:34:36.558+07:00</updated><title type='text'>Magnificence seven</title><content type='html'>Some people think they have some number that deserved to be feared, admire, etc. some think 13 is a scare number. A legend told on that date, Church made order to annihilate a group of knight. &lt;br /&gt;Some admire at 1 because it mean champions, top of the top, etc.&lt;br /&gt;But some admire at seven. Why?&lt;br /&gt;Week consist of seven days. In 8Th day, it enter new week. It can be told as new life.&lt;br /&gt;A baby ready to born after seven month.&lt;br /&gt;People said, god do crowned in 7Th space.&lt;br /&gt;People also said that sky and earth consist of seven layer. (in Indonesia, there a many songs which are have lyric consist seven layer or earth and sky)&lt;br /&gt;Do those seem magnificence to you?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-6772449967379829469?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/6772449967379829469/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=6772449967379829469' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/6772449967379829469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/6772449967379829469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2007/05/magnificence-seven.html' title='Magnificence seven'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-814907812838226664</id><published>2007-05-19T12:26:00.000+07:00</published><updated>2008-12-10T11:03:11.189+07:00</updated><title type='text'>DPR</title><content type='html'>Seandainya kartu nama ini dipakai untuk perkenalan di negara lain, gimana ya? Dengan kartu nama macam ini, masa masih berani sering-sering keluar negeri atas nama studi banding&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/Rk6K4L7lgpI/AAAAAAAAAAU/QWjIN7Wld9o/s1600-h/kartu+DPR.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/Rk6K4L7lgpI/AAAAAAAAAAU/QWjIN7Wld9o/s320/kartu+DPR.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5066139328718406290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-814907812838226664?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/814907812838226664/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=814907812838226664' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/814907812838226664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/814907812838226664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2007/05/dpr.html' title='DPR'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/Rk6K4L7lgpI/AAAAAAAAAAU/QWjIN7Wld9o/s72-c/kartu+DPR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-7213196222262772929</id><published>2007-05-19T12:06:00.000+07:00</published><updated>2008-12-10T11:03:11.334+07:00</updated><title type='text'>afrika</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.bigoo.ws/14-Images.htm"&gt;&lt;img alt="Animation Miscellaneous Images # 204278" border="0" src="http://media.bigoo.ws/content/image/animation_miscellaneous/miscellaneous_3.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/Rk6GWb7lgoI/AAAAAAAAAAM/ujr921WSXyA/s1600-h/foto+afrika.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/Rk6GWb7lgoI/AAAAAAAAAAM/ujr921WSXyA/s320/foto+afrika.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5066134350851310210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-7213196222262772929?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/7213196222262772929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=7213196222262772929' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/7213196222262772929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/7213196222262772929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2007/05/afrika.html' title='afrika'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_EWXRMMu49ls/Rk6GWb7lgoI/AAAAAAAAAAM/ujr921WSXyA/s72-c/foto+afrika.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-116235726283121094</id><published>2006-11-01T11:37:00.000+07:00</published><updated>2006-11-01T12:01:03.210+07:00</updated><title type='text'>Korupsi lagi</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/CA2JWXI3.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/320/CA2JWXI3.png" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan dengan Dicky Iskandar Dinata, enak sekali jadi Suyityno Landung, Adrian Waworuntu, dan Jeffrey Basso. Empat nama itu terlibat dalam pembobolan BNI menggunakan surat kredit ekspor fiktif. &lt;br /&gt;Suyitno dituntut dua tahun penjara, Adrian dituntut penjara seumur hidup, dan Jefrrey dituntut penjara delapan tahun. Sedangkan Dicky dituntut mati!!!!&lt;br /&gt;Suyitno polisi, Adrian dan Jeffrey pernah memberi setoran ke beberapa polisi. Dicky malah bicara soal suap kepada polisi, makanya dituntut mati.&lt;br /&gt;Bersama Dicky, ada Komisaris Siti Kumalasari yang mendadak dicopot dari tugasnya sebagai penyidik di Mabes Polri setelah bersaksi melihat dua kuitansi pembayaran Rp 15,5 miliar untuk polisi. &lt;br /&gt;Dengan fakta itu, jangan bermimpi korupsi dibasmi. &lt;br /&gt;Lebih baik yakin koruptor dan para tikus anggaran semakin gemuk&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-116235726283121094?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/116235726283121094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=116235726283121094' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/116235726283121094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/116235726283121094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/11/korupsi-lagi.html' title='Korupsi lagi'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-116089548427888254</id><published>2006-10-15T13:57:00.000+07:00</published><updated>2006-10-15T13:58:04.376+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/200/zee2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-116089548427888254?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/116089548427888254/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=116089548427888254' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/116089548427888254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/116089548427888254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/10/blog-post_116089548427888254.html' title=''/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-115624955202425075</id><published>2006-08-22T19:24:00.000+07:00</published><updated>2006-08-22T19:25:52.036+07:00</updated><title type='text'>Seni?</title><content type='html'>Beberapa hari lalu saya hadir di pesta ulang tahun ke empat anak seorang rekan. Saat pesta akan dimulai, hampir seluruh undangan menangis melihat badut. Sang Badut terlihat meringis karena anak-anak itu. Badut hadir untuk memancing tawa, bukan tangis.&lt;br /&gt;Tapi, bukan badut namanya kalau tidak bisa membuat anak kecil tertawa. Badut itu berhasil melakukan tugasnya&lt;br /&gt;Saat badut melakukan tugasnya, gantian aku meringis. Aku heran, bingung, dengan anak-anak kecil yang tidak tahu lagu Bintang Kecil, Pelangi, Balonku ada lima, de el el. Mereka lebih tahu lagu dangdut yang judul dan lagunya baru sekali itu aku dengar (sebagian lagi!)&lt;br /&gt;Mungkin bagi sebagian orang tidak ada yang salah dengan itu. Aku pribadi merasa itu tidak sepenuhnya salah. Hanya saja, sebagian diriku merasa aneh sekali kenapa anak-anak jadi seperti.&lt;br /&gt;Mengapa mereka tidak diberi kesempatan menikmati porsi yang pantas? Apakah tidak ada lagi yang bisa membuat porsi pantas untuk mereka.&lt;br /&gt;Pesta itu membuatku teringat pada ucapan beberapa teman, anak yang belajar seni kerap menjadi representasi pelampiasan nafsu orangtua. Para orangtua malu jika anak tidak bisa melukis dengan baik, menggesek biola dengan indah.&lt;br /&gt;Tapi para orangtua tidak malu jika anak tidak imajinatif dan kreatif. Padahal, itu tujuan belajar seni&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-115624955202425075?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/115624955202425075/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=115624955202425075' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/115624955202425075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/115624955202425075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/08/seni.html' title='Seni?'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-115061248261401830</id><published>2006-06-18T13:34:00.000+07:00</published><updated>2006-06-18T13:34:42.616+07:00</updated><title type='text'>Korupsi</title><content type='html'>Jangan sekali-sekali mengungkapkan korupsi yang melibatkan petugas negara. Bisa dituduh mencemarkan nama baik, mencuri dokumen, bahkan hukuman mati.&lt;br /&gt;Dulu lazim sekali orang diadukan mencemarkan nama baik karena disebut koruptor. Penyelidikan kasus itu bahkan didahulukan dibandingkan dengan penyelidikan dugaan korupsi.&lt;br /&gt;Kemudian muncul juga tuduhan mencuri dokumen jika melaporkan kasus korupsi. Sekali lagi tuduhan itu diutamakan penyelidikannya oleh yang berwenang.&lt;br /&gt;Yang terbaru, Dicky Iskandar Dinata dituntut hukuman mati karena dianggap tahu ke mana saja dana hasil pembobolan BNI sebesar Rp 1,3 triliun dilarikan. Dana itu antara lain disebutkan Dicky masuk ke rekening beberapa penyidik kasus tersebut, katakanlah Samuel Ismoko dan Irman yang sekarang diadili. Dicky juga menyebut ada dana untuk sesuatu bernama Trunojoyo I. Penyelidikan kasus itu tidak pernah jelas kelanjutannya meski yang berwenang pernah menyatakan akan menindaklanjuti semua informasi terkait kasus pembobolan itu.&lt;br /&gt;Tuntutan kepada Dicky (yang diduga ikut berperan mengatur perjalanan dana hasil pembobolan itu) lebih berat dibandingkan dengan tuntutan kepada Andrian Waworuntu yang telah ditetapkan sebagai salah satu penulis skenario kasus itu. Andrian mendapat ganjaran hukuman seumur hidup. Bedanya, Andrian memberikan uang sewa untuk menumpang tidur di kantor penyidik.&lt;br /&gt;Jadi, jangan sekali-sekali melaporkan kasus korupsi. Bisa-bisa dihukum mati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-115061248261401830?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/115061248261401830/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=115061248261401830' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/115061248261401830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/115061248261401830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/06/korupsi.html' title='Korupsi'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-115061242684913105</id><published>2006-06-18T13:33:00.000+07:00</published><updated>2006-06-18T13:33:46.850+07:00</updated><title type='text'>Sampah</title><content type='html'>Beberapa waktu terakhir Bandung bukan lagi Paris van Java atau kota Priangan lagi. Bandung juga tidak lagi menjadi lautan api. Semua mata memandang ke kota itu dan semua mulut menjulukinya Bandung Lautan Sampah. Bandung tidak segan menyambut kedatangan SBY dengan gunungan sampah di mana-mana, termasuk di kawasan-kawasan wisata.&lt;br /&gt;Dinas Kebersihan paling dahulu disalahkan karena badan itu memang bertanggung jawab membuang sampah dari Bandung. Menteri Negara Riset dan Teknologi, Kusmayanti Kardiman yang dulunya Rektor IPB itu tak kurang menuding uang retribusi sampah dikorupsi. Akibatnya, tidak ada dana untuk mengelola sampah.&lt;br /&gt;Walikota sebagai penguasa kota tak kurang menerima kecaman dari berbagai pihak.&lt;br /&gt;Para pengecam menyayangkan kelambanan Pemerintah Kota Bandung mengatasi persoalan itu. Bahkan salah satu stasiun televisi menyatakan itu persoalan mudah yang dibikin rumit. Persoalan sampah Cuma mengumpulkan dan membuang.&lt;br /&gt;Tidak sedikit yang kontra dengan pendapat itu. Di zaman sekarang, bukan masanya lagi sampah sekedar dikumpulkan ditempat tertentu. Pola penanganan seperti akan menimbulkan berbagai persoalan.&lt;br /&gt;Sampah Bandung meminta korban saat longsor beberapa waktu lalu. Sampah yang dikumpulkan saja akan menghasilkan pencemaran air, tanah, udara.&lt;br /&gt;Beberapa pihak menyatakan Bandung layak memikirkan cara pengelolaan sampah yang lebih baik. Kurang tepat rasanya bila Bandung beralasan tidak menguasai caranya. Di kota kembang itu ada ITB. Buat apa ada perguruan tinggi teknik kalau tidak bisa mengembangkan teknologi untuk lingkungan sekitarnya.&lt;br /&gt;Namun, itu baru bicara penanganan akibat. Tanpa menyelesaikan sebab, akibat akan muncul terus dan persoalan tidak pernah selesai. Kecuali bila persoalan harus selalu ada agar proyek jalan terus.&lt;br /&gt;Penyebab tentu saja bicara soal publik penghasil sampah. Publik harus mengubah paradigma tanggung jawab mereka selesai setelah membayar retribusi sampah. Dengan pembayaran itu, ada alasan pembenar untuk memproduksi sampah sebanyak-banyaknya. Namun tidak suka melihat sampah tertumpuk di sekitar mereka.&lt;br /&gt;Salah satu penyebab banyaknya sampah adalah perilaku konsumtif. Semakin banyak belanja, setidaknya semakin banyak pembungkus dibuang. Publik lebih suka membeli air dalam kemasan kecil daripada mengisi sendiri kemasan itu dengan air dari rumah. Publik merasa gengsi bila tidak menjinjing kantong plastik berlogo pusat-pusat perbelanjaan. Semakin banyak kantong dijinjing, semakin naik martabat diri.&lt;br /&gt;Publik memang suka sampah. Jadi tidak ada salahnya ada sampah disekitar rumah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-115061242684913105?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/115061242684913105/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=115061242684913105' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/115061242684913105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/115061242684913105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/06/sampah.html' title='Sampah'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-115061240130717209</id><published>2006-06-18T13:32:00.001+07:00</published><updated>2006-06-18T13:33:21.310+07:00</updated><title type='text'>Garam</title><content type='html'>Bila suka memasak, tentu tidak suka dengan garam yang masih berbulir di masakan. Setiap orang tahu belaka masakan lezat tentu tidak terlihat lagi garamnya namun terasa asinnya.&lt;br /&gt;Bila suka berdandan, tentu tahu betapa bagusnya gincu dengan warna terang di bibir. Semakin terang, semakin baguslah rasanya.&lt;br /&gt;Untuk membuat gincu tidak mudah luntur, dibutuhkan biaya tidak sedikit. Semakin tidak mudah luntur, semakin mahal pula harganya. Lain halnya dengan garam. Harganya amat murah dan hanya dibutuhkan sedikit saja untuk melezatkan makanan.&lt;br /&gt;Setiap orang tahu belaka masakan tanpa garam tidak sedap rasanya. Namun bibir tanpa gincu bisa tetap indah. Tidak sedikit pula bibir yang justru indah tanpa gincu.&lt;br /&gt;Orang-orang Eropa, sepertinya lebih suka garam daripada gincu. Tanpa pernah bicara kebersihan sebagian dari iman, mereka suka lingkungan bersih.&lt;br /&gt;Mereka tidak bicara soal iqra, ikhtiar, ikhlas, dan segala macam hal. Namun mereka rajin mengaji berbagai hal sehingga muncul inovasi-inovasi. Mereka terbiasa bekerja keras dan tidak segan menolong orang.&lt;br /&gt;Di sini sepertinya lebih suka gincu. Berteriak anti kebejatan sambil memegang botol bir dan melempari rumah orang. Bicara anti pencurian, sambil mengorupsi anggaran pembangunan. Berpenampilan seperti nabi sambil memaki sepenuh hati. Berteriak anti pornografi sambil poligami sana-sini dan segera lari saat diketahui.&lt;br /&gt;Segala macam aturan ditulis dan dipajang di berbagai tempat. Segala macam pelanggaran pula terjadi di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa garam, masakan tidak lezat. Tanpa gincu, bibir tetap indah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-115061240130717209?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/115061240130717209/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=115061240130717209' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/115061240130717209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/115061240130717209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/06/garam.html' title='Garam'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-115061235519367747</id><published>2006-06-18T13:32:00.000+07:00</published><updated>2006-06-18T13:32:35.193+07:00</updated><title type='text'>Babi dan Onta</title><content type='html'>Anda akan memilih minyak babi cap onta atau minyak onta cap babi? Saya pribadi akan memilih yang kedua. Tidak masalah dengan capnya yang berkonotasi tidak baik. Yang penting saya mendapatkan isi yang baik.  Saya tidak mencari bungkus, apalagi cap. Saya mencari isi.&lt;br /&gt;Boleh berbeda dengan saya. Boleh lebih suka dengan pilihan pertama karena lebih terlihat oleh orang lain. Tidak masalah isinya justru tidak bermanfaat atau isinya jarang bisa digunakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-115061235519367747?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/115061235519367747/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=115061235519367747' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/115061235519367747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/115061235519367747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/06/babi-dan-onta.html' title='Babi dan Onta'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-115061232371847323</id><published>2006-06-18T13:31:00.000+07:00</published><updated>2006-06-18T13:32:03.730+07:00</updated><title type='text'>Kita dan Sampah</title><content type='html'>Benarkan kita tidak suka sampah? Sebagian besar dari kita akan menjawab ya dengan tegas. Kalau suka sampah, khawatir disamakan dengan pemulung yang mata pencariannya mengandalkan sampah.&lt;br /&gt;Tidak sedikit yang menjawab ya sebenarnya suka dengan sampah. Tentu bukan sampah kertas, potongan sayur, atau sisa masakan kemarin. Mereka menyukai sampah lain yang tidak berasa, tidak berbau, tidak berbentuk, namun berefek dahsyat.&lt;br /&gt;Jam lima pagi ada sampah tentang kabar selibritis A atau B yang sedang ini dan itu. Dua jam kemudian televisi memutar itu lagi, terus, terus, dan terus.&lt;br /&gt;Tidak ada manfaat pasti dengan menyaksikan itu. Kecuali mungkin bila ikut kegiatan dan kelompok tertentu yang anggotanya suka dengan kesusahan orang lain dan benci dengan kesenangan orang lain.&lt;br /&gt;Di gedung pemerintahan juga kerap dihasilkan kebijakan sampah. Banyak kebijakan tidak bermanfaat bagi publik. Namun bermanfaat besar bagi kelompok tertentu.&lt;br /&gt;Tapi begitulah sampah. Hanya sedikit orang bisa memanfaatkannya, seperti pemulung. Untuk bisa mendapat hasil dari sampah, berarti harus menyukai tempat busuk.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-115061232371847323?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/115061232371847323/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=115061232371847323' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/115061232371847323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/115061232371847323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/06/kita-dan-sampah.html' title='Kita dan Sampah'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114855467226335368</id><published>2006-05-25T16:13:00.000+07:00</published><updated>2006-05-25T18:07:52.180+07:00</updated><title type='text'>Haruskah Nuklir?</title><content type='html'>20 tahun lalu, tepatnya 26 April 1986 pukul 01.21 dini hari, reaktor nomor 4 di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) VI Lenin milik USSR yang terletak di Chernobyl, Ukraina bocor dan menyulut ledakan berkekuatan setara 40 kali bom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 Oktober 2001, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menandatangani naskah kerjasama dengan Korean Atomic Energy Research Institute (KAERI) senilai US$ 200 juta untuk melakukan studi kelayakan pendirian PLTN di Madura. PLTN itu direncanakan beroperasi pada 2015 dengan daya 200MW dari dua System Modular Advanced Reactor atau SMART-nya. PLTN itu juga akan menghasilkan 4.000 meter kubik air bersih per hari dan air laut tua untuk bahan baku garam, produk utama Madura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;April 2003, Tokyo Electric Power memutuskan akan menutup secara bertahap 17 PLTN miliknya. Manajemen perusahaan listrik terbesar di Jepang itu mengakui telah memalsukan data kesehatan dan keselamatan seluruh PLTN-nya selama satu dekade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23 Desember 2003, pembangkit unit V dan VI di PLTN Young Gwan, Korea Selatan yang dikelola Korea Hydro Nuclear Power (KHNP) bocor. Pengelola menyataka tidak mengetahui kebocoran itu dan bahwa bahan radioaktifnya tercampur bersama 3.500 ton limbah cair yang mengalir ke perairan pantai Korea. Peristiwa itu membuat Pemerintah China menyatakan tidak akan membangun reaktor seperti itu di negaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 Agustus 2004, reaktor di PLTN Mihama, Jepang bocor dan menelan empat korban jiwa serta tujuh orang terluka. Itu peristiwa terburuk dalam sejarah PLTN Jepang sejak nuklir dijadikan sumber energi. Kansai Elektrik sebagai operator Mihama menutup reaktor tersebut. Kebocoran itu terjadi karena petugas lalai memeriksa selama 28 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 April 2005, Kepala BATAN Soedyartomo Soentomo menyatakan PLTN Muria, Jawa Tengah akan beroperasi mulai 2015 dengan kapasitas 1.000 MWe. Soedyartomo menyatakan investor Jepang tertarik dengan proyek itu. Proyek Muria dimulai 1989 saat anak perusahaan Mitsubishi Heavy Industries (MHI), NewJec menandatangani naskah kerjasama untuk studi kelayakan pendirian PLTN itu. Proyek persiapan tersebut dilanjutkan oleh KHNP pada 1996. KHNP awalnya juga direncanakan melaksanakan proyek pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23 Mei 2006, PLN mulai memadamkan secara bergilir listrik di Jawa dan Bali dengan alasan defisit daya. Defisit itu terjadi karena beberapa pembangkit kekurangan pasokan BBM sejak harga BBM terus melejit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kondisi itu, pemerintah semakin yakin membangun PLTN. Bahkan Menristek Kusmayanto Kardiman menyatakan Indonesia sebenarnya membutuhkan enam PLTN. Hal itu didasari pada pendapat bahwa kebutuhan energi Indonesia akan meningkat pesat.&lt;br /&gt;Pada 2004 Indonesia mengonsumsi listrik 33 GW dan pada 2025 diperkirakan akan membutuhkan 100 GW. Ditargetkan, nuklir menyumbang dua persen atau 2 GW dari kebutuhan itu. Dengan kata lain, energi nuklir sebesar itu baru terwujud 19 tahun lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, Indonesia mempunyai cadangan panas bumi sebesar 219 juta SBM atau setara dengan 40 persen cadangan dunia. Itu juga setara dengan 9 miliar barel minyak untuk menghidupkan pembangkit selama 30 tahun. Potensi itu mampu menghasilkan listrik 20 GW atau 10 kali lebih besar dari energi nuklir. Beberapa bahkan menyatakan potensi panas bumi Indonesia bisa untuk menghasilkan listri 27 GW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ingin berbicara harga, Asosiasi Nuklir Dunia pada Januari 2006 menghitung biaya listrik nuklir rata-rata 0,4 sen Euro per kWh, setara dengan harga listrik air. Bahkan diakui, listrik angin lebih murah dari listrik nuklir. Padahal, tekonologinya relatif jauh lebih sederhana dan tingkat keamanannya jauh lebih tinggi dari pada listrik nuklir. Batu bara, yang menjadi bahan bakar favorit untuk pembangkit tenaga panas bumi sekarang membutuhkan biaya 4 sen Euro untuk setiap kWh listrik. BATAN menyatakan satu kilogram uranium bisa menghasilkan energi yang dihasilkan 20 ton batu bara. (Artinya, sebesar itu pulalah tenaga yang dihasilkan bila terjadi kecelakaan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ingin bicara polusi, PLTN memang menghasilkan emisi lebih rendah daripada pembangkit berbahan bakar fosil. Dengan emisi rendah, efek rumah kaca tentu dapat ditekan. Namun, jangan lupa ada limbah beradio aktif. Negara-negara pemilik PLTN setiap tahun selalu kebingungan mencari tempat pembuangan limbah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan dilupakan pula sisi politisnya. Dunia Internasional amat sensitif jika negara islam punya reaktor nuklir sekalipun dengan alasan untuk tujuan damai, sebutlah Iran sebagai contoh. Secara teori, Uranium dengan tingkat pengayaan 5 % seperti yang rencananya akan dipakai oleh Indonesia, akan menghasilkan 1/4 gram plutonium per hari dari produksi 1 MW. Jika setiap hari dihasilkan listrik 1.000 MW (target produksi PLTN Muria), akan terproduksi 250 gram Plutonium per hari. Satu hulu ledak nuklir biasanya membutuhkan 3 Kg plutonium atau hasil operasional reaktor selama 12 hari. Jadi Indonesia, secara teori, akan mempunyai bahan baku pembuatan lima hulu ledak nuklir setiap dua bulan. Apa dunia internasional akan mengizinkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, haruskah nuklir dijadikan alternatif?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114855467226335368?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114855467226335368/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114855467226335368' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114855467226335368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114855467226335368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/05/haruskah-nuklir.html' title='Haruskah Nuklir?'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114832461530894699</id><published>2006-05-23T01:01:00.000+07:00</published><updated>2006-05-23T03:54:30.306+07:00</updated><title type='text'>Anemia, amnesia</title><content type='html'>Anemia alias kekurangan sel darah merah dapat menyebabkan nafas menjadi pendek, dada sakit, kelelahan, dan terkadang pusing-pusing sehingga tidak bisa berpikir jernih.&lt;br /&gt;Sementara amnesia menyebabkan orang melupakan apa yang telah dilakukan atau setidaknya mengalami gangguan ingatan. Amnesia bisa terjadi antara lain karena pukulan di kepala dan trauma psikologis yang amat dahsyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita secara umum mungkin menderita kedua jenis penyakit itu meski dalam wilayah berbeda. Lazim sekali terdengar kurangnya asupan ilmu pengetahuan pada otak anak bangsa. Baik karena pemblokiran, keterbatasan akses, atau alasan lain.&lt;br /&gt;Kekurangan darah informasi membuat kita cepat sekali lelah. Padahal, banyak pekerjaan besar menuntut diselesaikan. Kita merasa sudah bekerja berat sekali karena telah lelah dan tersengal-sengal. Kenyataannya, itu karena penyakit. Dengan kepala pusing kita akan sulit berpikir jernih, mana yang baik dan tidak untuk dilakukan. &lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Agar beban kepala cepat berkurang, saat ada persoalan, cepat saja keputusan dibuat tanpa ditimbang dulu. Jika dikemudian hari ada masalah baru, tinggal menyatakan keputusan itu dibuat dalam keadaan darurat. Bisa juga buat keputusan baru lagi dalam waktu cepat, kalau kepala masih pusing.&lt;br /&gt;Amnesia membuat kita cepat sekali lupa. Kita lupa baru saja mengalami kecelakaan, padahal sekujur tubuh masih lebam. Kita bertanya mengapa tubuh menjadi begini di hadapan pembuat lebam di tubuh kita sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114832461530894699?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114832461530894699/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114832461530894699' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114832461530894699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114832461530894699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/05/anemia-amnesia.html' title='Anemia, amnesia'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114822752782393961</id><published>2006-05-21T22:58:00.000+07:00</published><updated>2006-05-21T23:05:27.823+07:00</updated><title type='text'>Hujan sore</title><content type='html'>Aku tidak tahu dengan hari ini&lt;br /&gt;Sepenggal demi sepenggal terputus tanpa jejak&lt;br /&gt;Waktu catatan belum lagi selesai&lt;br /&gt;Dan kalam belum lagi kering&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi rasanya semua masih di sini&lt;br /&gt;Tergenggam dalam sebelah tangan&lt;br /&gt;Tersentuh dengan tangan lain&lt;br /&gt;Tercium dekat sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat bayangan mulai memanjang dari ujung kaki&lt;br /&gt;Panas menguap dari kulit&lt;br /&gt;Mata rasa sejuk melihat ke depan&lt;br /&gt;Gumpalan merah selembut kapas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bayangan memendek dan hilang dengan cepat&lt;br /&gt;Di bawah titik yang berjatuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku belum lagi mencatat&lt;br /&gt;Jingga di horizon&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114822752782393961?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114822752782393961/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114822752782393961' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114822752782393961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114822752782393961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/05/hujan-sore.html' title='Hujan sore'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114761348435662417</id><published>2006-05-14T20:04:00.000+07:00</published><updated>2006-05-14T20:31:24.366+07:00</updated><title type='text'>PSSI</title><content type='html'>Skandal pengaturan wasit belum lagi memasuki persidangan Federazione Italiana Giuoco Calcio (FIGC) atau Federasi Sepak Bola Italia. Kasus itu masih dalam tahap penyelidikan oleh FIGC. Di tengah penyeledikan, Presiden FIGC Franco Carraro mengundurkan diri sebagai pertanggung jawaban atas skandal itu. Ia mundur tanpa harus menunggu keputusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. Apalagi sampai pengajuan PK dan menunggu dari balik terali besi. Ia merasa itulah bentuk sportivitas.&lt;br /&gt;Lain di Italia, lain lagi Indonesia. Lazim terdengar kabar bahwa tim tertentu punya hubungan dengan wasit tertentu. Salah satu tim mempunyai petugas yang kerjanya hanya melobi sana-sini. Ada petugas yang tidak memberikan sebelum atau seusai pertandingan. Ia lebih menggunakan cara mengirim saat anak wasit masuk sekolah, saat istri wasit sakit, atau saat wasit membutuhkan hal lainnya.&lt;br /&gt;Di Indonesia, dua pejabat PSSI jelas-jelas telah mengabaikan tugasnya mendaftarkan dua tim ke kompetisi kawasan. Namun jangankan mundur, kedua pejabat itu tetap tenang mengerjakan tugas masing-masing, terlepas dari entah apa tugasnya. Tetap tertawa-tawa di depan publik tanpa rasa sesal.&lt;br /&gt;Di Indonesia, Ketua Umum PSSI menjalani persidangan atas beberapa kasus penyeludupan. Namun tetap tidak juga bersedia mundur. Bahkan pengurus PSSI dengan tegar menyatakan semua bisa dijalankan dari balik jeruji.&lt;br /&gt;Mungkin mereka terinspirasi dengan para pejuang kemerdekaan. Tidak sedikit yang menjalankan roda organisasinya dari balik jeruji. Mungkin juga terinspirasi cerita-cerita bos mafia menjalankan bisnis dari balik terali.&lt;br /&gt;Mungkin gara-gara itu pula orang malas menyaksikan siaran langsung kompetisi sepak bola Indonesia. Namun tidak segan-segan bayar mahal di cafe untuk menyaksikan pertandingan sepak bola Italia (padahal di rumah punya televisi dan perangkat stereo canggih).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114761348435662417?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114761348435662417/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114761348435662417' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114761348435662417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114761348435662417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/05/pssi.html' title='PSSI'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114761122762749745</id><published>2006-05-14T18:12:00.000+07:00</published><updated>2006-05-21T22:56:16.746+07:00</updated><title type='text'>Kado untuk Elang</title><content type='html'>Bayangkan seorang anak kecil yang berulang tahun dan mendapat sepeda impiannya. Namun belum lagi ia bisa mengendarainya dengan benar, sepeda itu diremukan oleh pemberi hadiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada HUT RI ke-60, orangtua Elang Mulya, Hafidan Royan, Hendrawan Sie, dan Hery Haryanto bisa sedikit tersenyum. Presiden menyatakan empat mahasiswa itu sebagai pahlawan reformasi dan menganugrahkan Bintang Jasa Pratama kepada mereka. Penghargaan itu setidaknya menjadi hiburan atas penantian mereka terhadap jawaban siapa yang membunuh empat mahasiswa itu.&lt;br /&gt;Mereka berharap, kematian empat orang itu tidak hanya diselesaikan dengan bintang jasa semata. Kematian itu selayaknya dibayar dengan pengungkapan siapa yang menyebabkan kematian mereka. Kematian itu juga hendaknya dibayar dengan perwujudan cita-cita reformasi.&lt;br /&gt;Sayangnya, mungkin hanya bintang jasa itu sajalah yang dianggap sebagai bayaran paling pantas atas nyawa keempat pemuda itu. Seperti juga bayaran terhadap ribuan nyawa penduduk yang ikut perang kemerdekaan.&lt;br /&gt;Parlemen masih menjadi lembaga paling korup, terlebih lagi parpol yang menghuninya. Soeharto, sasaran utama reformasi akan mendapat pengampunan dari pemerintah dengan alasan kemanusiaan.&lt;br /&gt;Cile mungkin layak dianggap tidak manusiawi jika menggunakan logika pemerintah sekarang. Pasalnya mereka berusaha keras mengadili Pinochet. Tidak peduli bahwa mantan diktator itu terus menerus menyatakan sakit. Bahkan Pinochet diterbangkan dari luar negeri ke Santiago agar bisa diadili untuk mempertanggungjawabkan tindak-tanduknya.&lt;br /&gt;Kamboja juga layak dianggap tidak manusiawi karena menyetujui hukuman mati dalam undang-undang khusus untuk mengadili Saloth sar dan bawahannya di Khmer Merah. Saloth Sar yang terkenal sebagai Pol Pot memang sudah mati pada 1998 dan kematian itu disusul dengan kejatuhan Khmer merah. Namun bawahannya masih hidup dan kepada merekalah undang-undang itu disasarkan. Pengadilan bahkan sudah dibentuk dan siap bekerja tahun depan.&lt;br /&gt;Afrika Selatan mungkin lebih tidak manusiawi lagi. Mereka bahkan sudah menyelesaikan pengadilan rekonsiliasi yang salah satu tugasnya mengadili penguasa era apartheid. Namun bermodal itu rekonsiliasi Afsel berjalan dengan baik. Yang bersalah dimaafkan. Namun sebelum itu ditetapkan dulu apa kesalahannya.&lt;br /&gt;Mungkin yang patut diacungi jempol adalah Serbia. Pejabat negara itu secara tidak langsung melindungi Radovan Karadzic dan kawan-kawan. Tidak peduli komunitas internasional mendesak mereka diserahkan atas tuduhan kejahatan perang.&lt;br /&gt;Tindakan pejabat Serbia itu mungkin dianggap layak ditiru. Peniruan itu bahkan sampai mempertimbangkan pengabaian hukum. Peniruan itu bahkan sampai mempertimbangkan untuk membuat peraturan yang lebih rendah untuk membatalkan peraturan yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;MPR lewat Tap no XI/MPR/1998 mengamanatkan pengadilan terhadap Soeharto dan kroni-kroninya. Itu diperkuat dengan inpres no 30/1998 tentang pengadilan terhadap Soeharto. (Kita layak bertanya, siapa sih kroni-kroni soeharto?)&lt;br /&gt;Namun, seiring dengan semakin tidak jelasnya fungsi MPR, semakin tidak jelas pulalah pelaksanaan terhadap TAP itu. Untungnya TAP MPR masih dianggap lebih tinggi dari UU yang kalau tidak salah di atas inpres. Untungnya lagi MPR sudah tidak dapat bersidang untuk mencabut tap itu namun tap itu tetap berlaku.&lt;br /&gt;Pemerintah menyatakan salah satu yang opsi dipertimbangkan untuk menghentikan pengadilan atas Soeharto adalah pengabaian hukum. Tidak usah dipertimbangkan karena itu sudah terjadi delapan tahun terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan seorang anak kecil yang berulang tahun dan mendapat sepeda impiannya. Namun belum lagi ia bisa mengendarainya dengan benar, sepeda itu diremukan oleh pemberi hadiah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114761122762749745?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114761122762749745/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114761122762749745' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114761122762749745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114761122762749745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/05/kado-untuk-elang.html' title='Kado untuk Elang'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114726891572646327</id><published>2006-05-10T20:34:00.000+07:00</published><updated>2006-05-10T20:48:35.736+07:00</updated><title type='text'>Preman</title><content type='html'>Preman bukan sekedar tukang pukul di pasar. Seseorang bisa disebut preman jika meminta bayaran tanpa pernah melakukan apapun (kecuali minta bayaran itu). Biasanya akan diajukan alasan uang keamanan yang jika tidak diberi maka akan muncul ketidak amanan. Jadi menerima bayaran tanpa melakukan sesuatu adalah premanisme.&lt;br /&gt;Rasanya, hal seperti itu kerap terjadi juga di berbagai tempat lain. Bahkan ada loket resmi lengkap dengan pekerja berseragam yang kadang tampil seperti robot, kadang tersenyum manis sekali.&lt;br /&gt;Kita membayar pajak setiap hari malah. Untuk setiap bungkus camilan yang dibeli di swalayan ada PPN 10 persen. Menginap di hotel, makan di restoran, mengendarai motor sendiri, semua kena pajak. Kita menginap di hotel pakai uang sendiri. Di hotel tidak dilayani oleh PNS (pernah membayangkan kalau PNS jadi pelayan hotel? mungkin bisa seperti urus KTP)&lt;br /&gt;setiap kali membayar tagihan listrik, ada pajak penerangan jalan. Tapi lampu jalan kerap mati berhari-hari. Saat memasang lampu sendiri, disebut liar dan kena razia lalu didenda.&lt;br /&gt;Jalan-jalan pada rusak dan tidak jarang sudah terjadi bertahun-tahun.&lt;br /&gt;Tidak melakukan sesuatu tapi meminta bayaran adalah preman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114726891572646327?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114726891572646327/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114726891572646327' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114726891572646327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114726891572646327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/05/preman.html' title='Preman'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114726562329945707</id><published>2006-05-10T19:31:00.000+07:00</published><updated>2006-05-21T22:08:31.880+07:00</updated><title type='text'>Presiden</title><content type='html'>Selasa (9/5) Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Mungkin karena dingin, ia memakai jaket warna krem dengan kancing terbuka yang memperlihatkan kemeja putihnya. Jaket bahkan terlihat kebesaran di tubuhnya. Kelelahan, karena perjalanan atau juga karena serangkaian persoalan yang menimpa negaranya, tersirat di wajahnya yang menebar senyum.&lt;br /&gt;Jika saja ia tidak disertai rombongan pengawal dan berangkat ke pasar dengan dandanan seperti, mungkin orang tidak menduga ia presiden atau bupati sekalipun. Dandanannya tak ubahnya seperti awam.&lt;br /&gt;Sepanjang yang saya dengar, ia tidak pernah menyerukan imbauan berhemat. Namun, ia selalu terlihat berhemat. Saat dilantik, ia mengenakan sepatu coklat yang telah kusam karena digunakan bertahun-tahun.&lt;br /&gt;Saat masih menjadi walikota Teheran, ia pernah berpolemik dengan Presiden Iran sebelumnya, Hashemi Rafsanjani. Rafsanjani mengkritik kemacetan di Teheran. Ahmadinejad membalas kritik dengan mengatakan "Tuan Presiden baru sekali ini merasakan kemacetan Teheran sudah mengeluh. Rakyat Teheran setiap hari merasakan itu dan tidak mengeluh. Bahkan mereka akan merasakan kemacetan lebih parah saat pejabat lewat. Jalan-jalan ditutup agar pejabar lancar lewat." Rafsanjani kehabisan kata-kata.&lt;br /&gt;Dandanan Ahmadinejad memang sederhana saja, jarang sekali ia mengenakan jas. Namun kebijakannya tidak sederhana. Baru beberapa bulan menjabat ia sudah berani menentang kekuatan global. Penentangan itu tidak surut di bawah ancaman senjata dan boikot ekonomi. Itu membuatnya mendapat dukungan publik.&lt;br /&gt;Seandainya Ahmadinejad di sini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114726562329945707?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114726562329945707/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114726562329945707' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114726562329945707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114726562329945707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/05/presiden.html' title='Presiden'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114666415973042496</id><published>2006-05-03T20:32:00.000+07:00</published><updated>2006-05-03T20:49:19.743+07:00</updated><title type='text'>Munafik</title><content type='html'>Saya tidak tahu dengan orang lain. Tapi saya merasa orang paling munafik sedunia. Saya tahu apa yang baik, pelajari apa yang bagus, baca apa yang arif. Tapi amat sedikit yang saya terapkan.&lt;br /&gt;Tidak jarang saya berpura-pura berdebat dengan diri sendiri tentang baik tidaknya suatu hal. Tapi sepertinya itu tidak banyak bermanfaat. Meski akhirnya debat itu menghasilkan kesimpulan suatu hal buruk dan tidak direkomendasikan untuk diteruskan, saya tetap saja melakukan itu. Apa namanya kalau bukan munafik?&lt;br /&gt;Terkadang saya sampai di titik lelah akibat kemunafikan itu. Namun, selama ini kerap titik itu hanya menjadi koma dan saya lanjutkan perjalanan kumunafikan saya. Sampai kemudian saya merasa sampai di titik lagi.&lt;br /&gt;Kemunafikan itu mendorong saya tidak berbicara kepada orang lain jika ada apa-apa. Saya percaya setiap orang punya jalan keluar sendiri atas segala hal yang dialaminya. Manusia punya hati kecil, kata orang. Ia hanya butuh merenung sejenak, berpikir, dan menggerakan hati kecilnya. Dari situ akan lahir jawaban-jawaban atas apa yang dialaminya.&lt;br /&gt;Akan tetapi manusia, saya terutama, kerap tidak mau mendengarkan dirinya sendiri. Pertimbangan hati, yang sebenarnya merupakan bentuk kerja lain dari otak, tidak mau didengarkan. Kerap, keengganan mendengar itu menghasilkan keuntungan dan itu nikmat. Apa namanya kalau bukan munafik?&lt;br /&gt;Saat sedang menulis ini saya sambil menyumpahi diri sendiri. Menyumpahi kemunafikan dan kebanggaan memamerkannya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114666415973042496?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114666415973042496/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114666415973042496' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114666415973042496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114666415973042496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/05/munafik.html' title='Munafik'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114623349662434439</id><published>2006-04-28T20:56:00.001+07:00</published><updated>2006-05-07T17:35:12.200+07:00</updated><title type='text'>Otonomi</title><content type='html'>Sampai hari ini, Undang-undang Republik Indonesia nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah masih berlaku. Sampai hari ini, belum ada peraturan perundang-undangan yang menyebutkan bahwa hukum salah satu agama telah menjadi hukum positif di sini.&lt;br /&gt;Namun, beberapa tahun terakhir ada beberapa hal yang bisa disebut inkonstitusional. Beberapa daerah membuat serangkain perda yang berkaitan dengan agama. Padahal, pada UU no 32/1999 pasal 10  jelas disebutkan agama dikecualikan dari kewenangan pemerintah daerah. Artinya, urusan agama termasuk urusan pemerintah pusat.&lt;br /&gt;Dimulai oleh Pemda Bulukumba yang membuat tiga perda kental mengadopsi hukum salah satu agama, pemda-pemda lain ikut membuatnya. Bahkan ada yang menyalin mentah-mentah. Kini berbagai daerah ikut-ikutan mengadopsi kebijakan Pemda Bulukumba itu.&lt;br /&gt;Mengatur tentang moral pribadi warga, tapi tidak lupa korupsi APBD.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114623349662434439?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114623349662434439/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114623349662434439' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114623349662434439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114623349662434439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/04/otonomi_28.html' title='Otonomi'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114606641694281331</id><published>2006-04-26T22:30:00.000+07:00</published><updated>2006-04-26T22:46:56.963+07:00</updated><title type='text'>konvoi</title><content type='html'>Kediri,  1251 Masehi&lt;br /&gt;Para penduduk yang tengah melewati jalan negeri harus segera menyingkir ke tepi jalan dan segera menyusun sembah begitu melihat umbul-umbul pembesar di kejauhan. Umbul-umbul menandakan pembesar akan lewat. Pembesar berhak menikmati jalan bebas hambatan dan sembah dari penduduk. Barang siapa tidak bersembah, tebasan batang tombak menanti. Sembah harus tetap disusun sampai debu rombongan pembesar saja tersisa sementara pembesar sudah jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yogyakarta, 2002 Masehi&lt;br /&gt;Sejak pukul 08.00 area kampus UGM tidak dapat dilewati bis yang biasanya melintasi jalan-jalan dalam lingkungan sekolah itu. Polisi memberhentikan setiap pengendara yang dengan lancang menaiki kendaraannya ke arah kampus. Tidak sedikit yang harus berjalan memutar. Tidak sedikit pula yang harus berjalan kaki berkilo-kilo meter untuk dapat bis (biasanya cukup berdiri di depan fakultas).&lt;br /&gt;hari itu, Ibu presiden berkenan berkunjung ke kampus. Demi keselamatan ibu terhormat, tidak ada kendaraan umum boleh lewat. Penduduk? apa boleh buat harus berjalan kaki agar iring-iringan kendaraan ibu terhormat bisa lewat dengan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 2004 Masehi&lt;br /&gt;Delapan orang tewas dalam tabrakan beruntun di jalan tol jagorawi. Peristiwa rabu pagi itu terjadi saat jalan tol tengah dipadati arus kendaraan yang mengangkut para pekerja ke tempat kerja masing-masing. Tabrakan itu terjadi lima menit sebelum iring-iringan Bapak Presiden yang terpilih sebulan sebelumnya.&lt;br /&gt;Polisi pengawal iring-iringan merasa telah menjalankan prosedur dengan benar. Berdasarkan prosedur, polisi berhak memberhentikan lalu lintas mereka yang membayar untuk lewat JALAN BEBAS HAMBATAN. Juru bicara bapak terhormat dengan sigap menyatakan sopir kendaraan terdepan bersalah karena berhenti mendadak di jalan bebas hambatan. Tidak disingung bahwa sopir itu berhenti karena ada hambatan dari petugas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114606641694281331?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114606641694281331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114606641694281331' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114606641694281331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114606641694281331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/04/konvoi.html' title='konvoi'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114466646423600040</id><published>2006-04-10T17:36:00.000+07:00</published><updated>2006-04-10T17:54:24.703+07:00</updated><title type='text'>Organisasi</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Kamis lalu saya membeli kotak kartu nama. Niat itu sudah lama berada di benak. Namun baru Kamis lalu akhirnya terwujud. Keinginan membeli kotak itu tidak lepas dari kejengkelan saat mencari kartu nama dengan metode penyimpanan sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ini, saya memilih buku dan kantong sebagai penyimpan kartu. Akibatnya saya kerap harus menghabiskan waktu cukup lama untuk mencari satu kartu.&lt;br /&gt;Segera setelah kotak dibeli, saya susun kartu-kartu itu dalam kotak baru.  Puas sekali saya saat menyusun kartu-kartu itu. Di tengah penyusunan, saya menemukan ada beberapa kartu yang ternyata tidak dibutuhkan lagi. Saya juga menemukan kartu ganda atau kartu berbeda tapi atas nama orang yang sama. Cukup banyak kartu yang saya buang atas pertimbangan-pertimbangan itu.&lt;br /&gt;Setelah kartu selesai disusun, saya lebih mudah menemukan apa yang cari, seperti yang baru saja dilakukan.&lt;br /&gt;Kerapian dan efektifitas memang mempunyai harga. Dalam kasus kartu-kartu itu, saya harus keluar uang untuk beli kotak dan menyediakan waktu untuk menyusun kartu ke dalam kotak. Sering, setelah semua disusun ulang, ditemukan sesuatu yang tidak layak digunakan atau disimpan.&lt;br /&gt;Kerapian dan efektifitas memang ada harganya. Namun untuk kelancaran yang tersedia, saya pikir itu pantas. Tidak ada salahnya menata ulang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114466646423600040?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114466646423600040/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114466646423600040' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114466646423600040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114466646423600040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/04/organisasi.html' title='Organisasi'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114405420482045085</id><published>2006-04-03T15:27:00.000+07:00</published><updated>2006-04-03T15:50:04.833+07:00</updated><title type='text'>Domestik</title><content type='html'>Beberapa dari anda mungkin ingat iklan televisi tentang produk dari salah satu grup industri di Indonesia beberapa tahun lalu. Setiap iklan akan berakhir ,  muncul pimpinan grup itu sambil duduk di ruang kerjanya dan mengucapkan "Cintailah ploduk-ploduk dalam negeli"&lt;br /&gt;Lelaki itu memimpin grup industri manufaktur yang membuat berbagai macam produk,  mulai dari sendok hingga mesin cuci. DI Jawa Timur, grup usahanya termasuk yang terbesar dan terlikuid.&lt;br /&gt;Lelaki itu dan orang-orang lain di Departemen Perindustrian selalu mendengungkan agar menggunakan produk buatan dalam negeri. Alasannya, semakin banyak produk dalam negeri dibeli, semakin tinggi pula produktifitas industri dalam negeri. Hal itu berarti buruh pabrik itu akan menikmati kesejahteraan lebih baik.&lt;br /&gt;Namun, beberapa bulan lalu harga minyak naik dan industri mengantungkan sumber energinya pada minyak. Akibatnya, banyak industri kembang-kempis, termasuk milik lelaki itu. Saat minyak mahal, daya beli menurun, lelaki itu dan industrialis lainnya menghadapi gelombang tuntutan kenaikan upah buruh. Berdenyut kepala mereka atas tuntutan itu.&lt;br /&gt;Lelaki itu dan kawan-kawan industrialisnya mengeluarkan sinyalemen bila dipaksa naik, dikhawatirkan unit produksi terpaksa pindah ke negara lain yang buruhnya lebih efisien.&lt;br /&gt;Lelaki itu mungkin lupa, sejak beberapa waktu lalu gelombang pemindahan itu sudah terjadi. Sepatu-sepatu terkenal tidak lagi dibuat di Jawa Barat. Makanan-makanan ringan dibuat di balik tirai bambu. &lt;br /&gt;Ribuan jenis produk dari balik tirai bambu menyerbu pasar-pasar dalam negeri. Sebagian besar produk itu dijual dengan harga tidak masuk akal karena terlalu murah. Satu unit radio mini dijual Rp 10.000. Bagaimana cara industri dalam negeri membuat barang seperti itu?&lt;br /&gt;Para pemimpin dalam negeri lalu mencoba mencari cara agar pemilik pabrik tidak memindahkan unit usahanya. Dengan tegar, diajukan revisi undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan. Seluruh revisi menghapuskan hak pekerja untuk sejahtera, mendapat jaminan keamanan kerja, hak cuti, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Para pemimpin menyatakan tidak benar bila itu mengorbankan buruh. Itu cara memancing investasi  masuk. Bila investasi masuk, buruh juga akan diuntungkan karena akan banyak lapangan pekerjaan.&lt;br /&gt;Investasi, berkali-kali konferensi tentang menarik investasi digelar. Sesaat setelah tsunami menerjang Aceh dan Nias, tergelar infrastructure summit yang antara lain menghasilkan kesepakatan investasi pembangunan infrastruktur. Demi memancing investor, pemerintah segera membuat PP 36/2005 yang antara lain menetapkan tanah bisa digusur atas nama kepentingan umum dan tanpa ganti rugi yang sesuai. Sampai sekarang, sebagian besar investasi masih nol besar.&lt;br /&gt;Investasi dan demi itu pekerja dikorbankan. Di China, harga buruh lebih mahal. Namun berduyun-duyun investor menyerbu negeri itu. Pejabat pemerintah tidak segan melayani investor sampai ke kamar tidur. Di sini, baru mendarat di bandara sudah dikenai pungutan dan segera menyusul daftar pungutan lain.&lt;br /&gt;Ada pepapatah melayu "Buruk muka cermin di belah". Kerja sendiri tidak becus, salahkan orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114405420482045085?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114405420482045085/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114405420482045085' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114405420482045085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114405420482045085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/04/domestik.html' title='Domestik'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114398566539881036</id><published>2006-04-02T20:23:00.000+07:00</published><updated>2006-04-02T21:22:15.733+07:00</updated><title type='text'>Spartacus</title><content type='html'>Pernah mendengar seseorang bernama Spartacus? Dia seorang budak yang memimpin pemberontakan budak terhadap tuan-tuan Romawi sekitar tahun 79 sebelum masehi (beberapa menyatakan tahun 73 SM). Dua pasukan romawi dihancurkan. Pasukan ketiga dipermalukan, meski akhirnya pasukan itu membasmi kelompok Spartacus.&lt;br /&gt;Saat pemberontakan itu berlangsung, Romawi benar-benar ketakutan. Mungkin sama takutnya terhadap bangsa Hun yang menguat di bawah Attila dan mengancam kejayaan Roma 400 tahun kemudian.&lt;br /&gt;Di bawah ancaman pemberontakan Spartacus, Roma yang telah kehilangan dua legiun pasukannya, berada di bawah pimpinan senat. Saat itu, senat terutama diisi oleh bangsawan atau orang kaya. Pengiriman pasukan pembasmi kelompok Spartacus, juga atas keputusan senat.&lt;br /&gt;Setelah dua legiun hancur, beberapa anggota senat mengusulkan agar tembok kota Roma diperkuat untuk menyambut serangan Spartacus.&lt;br /&gt;Crassus, seorang anggota senat dan salah satu orang terkaya di Roma setuju dengan Aggripa, pengusul pembangunan itu. Ia setuju bukan tanpa syarat. Ia tahu, kontrak pembangunan akan melibatkan dirinya karena punya sumber daya amat besar untuk itu.&lt;br /&gt;Namun, ia punya ambisi lebih besar. Sejak lama ia mendengungkan Roma membutuhkan model kepemimpinan yang lebih kuat daripada senat yang kerap ribut tentang sesuatu hal yang tidak jelas. Kerap juga keributan itu bukan soal kemakmuran rakyat, melainkan lebih soal kepentingan mereka dan teman-temannya. Padahal, filosofi pembentukan senat adalah agar rakyat terlibat dalam pemerintahan dan pemerintahan itu memakmurkan rakyat.&lt;br /&gt;Lewat persetujuan atas kontrak itu, Crassus ingin mewujudkan cita-citanya. Ia akan membagi kontrak itu dengan Aggripa, yang di senat kerap bertentangan dengan dia, asalkan didukung soal rencananya membentuk pasukan sendiri untuk menyerbu Spartacus.&lt;br /&gt;Crassus berharap, jika menang ia mendapat pembenaran untuk menjadi pemimpin tunggal. Aggripa setuju saja soal pembagian kontrak itu. Ia mendapat uang dan Crassus mendapat kejayaan.&lt;br /&gt;MEREKA BERTENTANGAN DI HADAPAN PUBLIK. NAMUN MEMBUAT KONSESI DI BELAKANG&lt;br /&gt;Gara-gara ulah dua orang itu, saya jadi teringat dengan beberapa pengusul hak angket. Saya juga hanya tersenyum saat mengingat di mana pengusul itu bekerja. Filosofi pembentukan tempat mereka bekerja, kurang lebih sama dengan filosofi pembentukan senat. Jadi, harap maklum kalau cara kerjanya seperti senat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114398566539881036?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114398566539881036/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114398566539881036' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114398566539881036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114398566539881036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/04/spartacus.html' title='Spartacus'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114398417811621315</id><published>2006-04-02T19:27:00.000+07:00</published><updated>2006-04-02T21:00:12.450+07:00</updated><title type='text'>NIMBY</title><content type='html'>Mulai 22 Maret 2006, pengguna jalan di Surabaya akan menikmati rekayasa lalu lintas satu arus di Jalan Ahmad Yani. Beberapa waktu lalu, seorang pensiunan TNI-AD pernah memaparkan hasil pengamatan selama 10 tahun terhadap lalu lintas di jalan itu dan sekitarnya. Ia bahkan merekomendasikan agar Jalan ahmad Yani dibuat satu alur saja.&lt;br /&gt;Entah apa polisi ikut saran orang itu atau tidak, yang jelas mereka memberlakukan lalu lintas satu alur pada jam berangkat dan pulang kerja.&lt;br /&gt;Alasan polisi, langkah itu diambil untuk mengurangi kemacetan. Di Surabaya, pertumbuhan jumlah kendaraan tidak bisa diimbangi dengan pertambahan jalan. Satu-satunya jalan adalah rekayasa lalu lintas.&lt;br /&gt;Jadi, pada pagi hari arus ke dalam kota lebih diutamakan. Sore hari, arus ke luar kota lebih diutamakan. Akibatnya, orang yang akan masuk Surabaya dari arah Sidoarjo atau Mojokerto harus rela berputar di tempat yang lebih jauh.&lt;br /&gt;Selanjutnya, mulai 1 april 2006, Pemerintah kota Surabaya memberlakukan pengaturan jam kerja. Anak sekolah harus masuk dan berangkat lebih pagi. Setelah itu giliran para pekerja. Alasannya, kalau semua berangkat bersama, akan timbul kemacetan seperti selama ini terjadi.&lt;br /&gt;Mungkin pembuat kebijakan itu lupa, tidak sedikit anak sekolah yang diantar oleh orangtuanya yang sekaligus berangkat kerja. Mungkin juga dilupakan, bahwa tidak sedikit sekolah yang sudah memulai pelajaran sebelum pukul 07.00.&lt;br /&gt;Saya pernah bertemu dengan seorang siswi SMU yang menyatakan setiap pagi berangkat dari rumah pukul 05.00 dan baru tiba di rumah lagi paling cepat pukul 16.00. Apa itu kurang pagi?&lt;br /&gt;Pemerintah Kota Surabaya dan Kepolisian Wilayah Kota Besar Surabaya beralasan pengaturan itu untuk mengurangi kemacetan.&lt;br /&gt;Kita patut menghargai upaya itu. Hanya, rasanya kita juga patut bertanya, apakah itu tidak seperti mengendalikan akibat. Salah satu penyebab utama kemacetan adalah jumlah kendaraan lebih banyak daripada daya dukung jalan.&lt;br /&gt;Patut dipertanyakan, mengapa tidak membatasi jumlah kendaraan baru?&lt;br /&gt;Betul bahwa itu tidak mudah. Untuk, perlu dipersiapkan sarana trasportasi publik yang memadai. Di surabaya, sulit mengatakan hal itu tersedia.&lt;br /&gt;Selain ketiadaan sarana transportasi publik, juga ada persoalan politik anggaran. Pertambahan jumlah kendaraan berarti pertambahan pendapatan daerah. Pemrov Jatim sudah menegaskan salah satu sumber pendanaan pemilihan gubernur adalah pajak kendaraan bermotor.&lt;br /&gt;Tetapi sekali lagi, semua seperti menangangi akibat tanpa mengendalikan sebab.&lt;br /&gt;Itu juga mencerminkan ego sektoral yang tinggi. Tidak masalah lalu lintas ke kabupaten/kota lain macet, asal tidak di kota saya.&lt;br /&gt;Mungkin ini gara-gara penyebaran akut sindrom NIMBY (Not In My Back Yard)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114398417811621315?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114398417811621315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114398417811621315' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114398417811621315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114398417811621315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/04/nimby.html' title='NIMBY'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114346316831180621</id><published>2006-03-27T19:12:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T19:39:28.326+07:00</updated><title type='text'>PP 36/2005</title><content type='html'>Anda pernah ke Surabaya? jika sempat berkunjung lagi atau memang tinggal di surabaya, cobalah lewati jalan kedung baruk di kawasan surabaya timur.  Klau bisa, lewati jalan itu dari Jalan Panjang Jiwo.  Cobalah melihat ke sisi selatan jalan kedung baruk. Di mulut jalan dari sisi jalan panjang jiwo, akan terlihat deretan rumah kampung. Beberapa puluh meter kemudian, ada lahan kosong dengan papan berbunyi tanah milik pemkot surabaya.&lt;br /&gt;Di lahan yang dipagar setinggi pinggang orang dewasa itu,  terdapat onggokan sampah dan gerobaknya.  Tepat di sebelah lahan itu, ada lahan lebih luas milik Perumahan Pondok Nirwana (salah satu perumahan elit di kawasan surabaya timur).&lt;br /&gt;Kalau anda membeli peta resmi Kota Surabaya, akan terlihat rencana jalan lingkar timur yang rencananya melewati jalan kedung baruk. Atau kalau lewat Panjangjiwo, anda akan melihat jalan yang terbagi dua lajur lalu menjadi satu lajur ketika memasuki jalan kedung baruk.&lt;br /&gt;Saya pernah berpikir, apakah PP 36 soal pembebasan tanah itu akan diberlakukan di Jalan Kedungbaruk? akankah tanah perumahan itu dibebaskan dengan mekanisme di PP itu?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114346316831180621?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114346316831180621/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114346316831180621' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114346316831180621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114346316831180621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/03/pp-362005.html' title='PP 36/2005'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-23216432.post-114346141903532650</id><published>2006-03-27T19:00:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T19:10:19.053+07:00</updated><title type='text'>jalan</title><content type='html'>Jika anda orang sumatra selatan atau jambi dan biasa bolak balik di antara kedua provinsi itu, cobalah lewati jalan Kertajaya di Surabaya.  baru beberapa hari lalu jalan itu selesai dilapis ulang. saat dilapis ulang, kondisi jalannya amat mulus. hanya sedikit bergelombang dan tidak menimbulkan banyak masalah.&lt;br /&gt;lalu, lewati jalan negara yang menghubungkan sumsel-jambi. sekarang, butuh waktu berhari-hari untuk melewati jalan itu. padahal sembilan tahun tahun, jalan itu bisa ditempuh dalam tujuh jam.&lt;br /&gt;sudah lebih dari empat tahun kerusakan jalan itu diberitakan. namun hampir tidak ada aksi berarti dari para pengambil kebijakan. mereka yang melewati jalan itu membayar pajak, setidaknya lewat pajak kendaraaan bermotor.&lt;br /&gt;namun, mengapa mereka tidak bisa menikmati jalan semulus jalan kertajaya di Surabaya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/23216432-114346141903532650?l=zirois.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://zirois.blogspot.com/feeds/114346141903532650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=23216432&amp;postID=114346141903532650' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114346141903532650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/23216432/posts/default/114346141903532650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://zirois.blogspot.com/2006/03/jalan.html' title='jalan'/><author><name>zirois</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14552790772435893883</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/4793/2373/1600/zee2.0.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
