Setelah Saya Bisa
Sekarang ramai sekali segala bentuk pelatihan motivasi diri. Dengan berbagai caranya, masing-masing pemotivasi atau lembaga pemotivasi mengklaim para peserta pelatihannya sukses. (Setidaknya berbagai iklan selalu dibumbui kesaksian para pesertanya)
tetapi, sekarang saya tidak sedang membahas itu. Karena saya yakin motivasi terbaik berasal dari diri sendiri, bukan dari Ary Ginandjar Agustian, Tung Desem Waringin, atau yang sejenis.
Motivasi terbaik adalah dengan mengatakan kepada diri sendiri "SAYA BISA". Tentu, motivasi saja tidak cukup. Ikutlah seribu pelatihan motivasi dengan pelatih terbaik. Semua itu akan percuma kalau tidak pernah ada usaha.
Nah jangan lupa, manusia secara alamiah selalu menginginkan pujian. kalau anda berhasil, jangan pelit memuji diri sendiri. sekecil apapun keberhasilan yang anda capai, jangan lupa berkata pada diri sendiri "Saya berhasil"
kata Oliver Kahn "Ich Schaff". hasilnya, King Kahn berkali-kali jadi kiper terbaik dalam berbagai versi
tetapi, sekarang saya tidak sedang membahas itu. Karena saya yakin motivasi terbaik berasal dari diri sendiri, bukan dari Ary Ginandjar Agustian, Tung Desem Waringin, atau yang sejenis.
Motivasi terbaik adalah dengan mengatakan kepada diri sendiri "SAYA BISA". Tentu, motivasi saja tidak cukup. Ikutlah seribu pelatihan motivasi dengan pelatih terbaik. Semua itu akan percuma kalau tidak pernah ada usaha.
Nah jangan lupa, manusia secara alamiah selalu menginginkan pujian. kalau anda berhasil, jangan pelit memuji diri sendiri. sekecil apapun keberhasilan yang anda capai, jangan lupa berkata pada diri sendiri "Saya berhasil"
kata Oliver Kahn "Ich Schaff". hasilnya, King Kahn berkali-kali jadi kiper terbaik dalam berbagai versi

0 Comments:
Post a Comment
<< Home